Anak Demam Jangan Panik Moms, Ini Jurus Jitu Mengurusnya

Dewi Kania, Jurnalis · Jum'at 09 Februari 2018 19:55 WIB
https: img.okezone.com content 2018 02 09 481 1857343 anak-demam-jangan-panik-moms-ini-jurus-jitu-mengurusnya-Ad0oLWYvny.jpg Ilustrasi (Foto: Parents)

KETIKA anak demam, banyak ibu langsung panik. Padahal tidak seharusnya Anda mengalami hal itu, karena semua mudah diatasi.

Di saat demam, pastikan anak nyaman dan tidak rewel, sebab kurang enak badan. Ada hal yang harus diingat oleh kaum ibu saat mengalami hal itu.

Sakit demam, menurut Spesialis Anak dr Meta Hanindita, SpA, sangat wajar dialami anak-anak. Apalagi saat terjadi perubahan cuaca yang tidak menentu seperti sekarang.

Demam merupakan reaksi normal tubuh yang ternyata punya manfaat untuk melawan kuman. Suhu tubuh bila dicek dengan termometer, di kisaran lebih dari 37 derajat Celcius.

 (Baca Juga: Ternyata Diet Detoks Malah Berbahaya Buat Kesehatan Tubuh)

Saat itulah, anak merasakan hal yang tidak nyaman dalam tubuhnya. Ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan sebagai langkah pertolongan pertama. Berikut ulasannya yang dirangkum Okezone, Jumat (9/2/2018).

1. Pakaikan baju longgar, nyaman dan menyerap keringat. Supaya mereka tidak merasa risih. Pastikan berikan pakaian berlengan panjang.

2. Kompres dengan air dingin, terutama pada bagian tubuh di titik pembuluh darah. Yakni di ketiak dan selangkangan.

3. Berikan obat penurun panas alias paracetamol untuk membantu meredakan rasa nyeri juga di saat tubuh demam.

  (Baca Juga: Ibu Zaman Now, Ini 7 Tips Menyapih Anak 2 Tahun dengan Cara Kekinian)

4. Tetap mandikan anak supaya tubuhnya terasa segar. Jangan jadikan larangan untuk mandi di saat tubuh si kecil demam.

5. Berikan minum banyak air supaya tidak mengalami dehidrasi. Biasanya di saat demam, si kecil merasa sering haus dan banyak minum air.

6. Jangan bawa ke dokter jika panasnya biasa. Saat ingin membawanya, pastikan ketika anak kejang, atau demamnya di atas 40 derajat Celcius.

 (Baca Juga: 8 Makanan Pengganti Kopi dan Rokok untuk Meningkatkan Mood)

7. Ciri lainnya ketika kondisi anak tambah parah yakni saat leher kaku, tidak mau minum susu sama sekali, sulit makan, malas bangun dan gejala lain.

8. Jika tidak ada gejala yang parah, pastikan anak untuk menjaga kondisi anak supaya tetap stabil.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini