Tumbuh Bulu Halus di Puting Payudara Bisa Jadi Pertanda Masalah Kesehatan Serius

Tiara Putri, Jurnalis · Senin 12 Februari 2018 04:28 WIB
https: img.okezone.com content 2018 02 10 481 1857758 tumbuh-bulu-halus-di-puting-payudara-bisa-jadi-pertanda-masalah-kesehatan-serius-LigELmEHyV.jpg Ilustrasi (Foto: Mirror)

TUBUH manusia bisa dikatakan unik karena setiap anggotanya memiliki ciri khas masing-masing. Akan tetapi, ada satu hal yang membuat hampir seluruh anggota tubuh memiliki kesamaan yaitu rambut atau bulu. Rambut atau bulu itu berfungsi untuk menghangatkan tubuh, menjadi pelindung dari lecet, dan membantu menjaga kotoran.

Ada dua jenis rambut, yaitu rambut lebat maupun yang samar kelihatan atau lebih sering dikenal dengan bulu halus. Kita biasa melihat bulu di jenggot, ketiak, maupun kaki. Tapi ada pula bulu-bulu halus yang tidak begitu terlihat.

Pada perempuan, bulu halus bisa tumbuh di sekitar puting payudara. Terkadang hal ini bisa membuat perempuan merasa tidak nyaman atau minder. Bulu halus itu tumbuh karena produksi hormon testosteron seks pria yang berlebihan.

 (Baca Juga: 2 Minuman Ini Ternyata Bisa Perburuk Menstruasi)

Namun tahukah Anda, jika bulu di sekitar puting payudara bisa mengindikasikan masalah kesehatan serius? Melansir Mirror, Senin (12/2/2018) ada dua kemungkinan bulu halus tumbuh di area tersebut. Berikut ulasannya.

Sindrom Cushings

Bulu halus yang tumbuh di puting payudara bisa menjadi gejala sindrom Cushing. Perempuan yang mengalami sindrom ini bisa saja terlalu banyak menghasilkan hormon kortisol. Sebagaimana diketahui, hormon tersebut merupakan penyebab seseorang merasa stres.

Selain terlalu banyak hormon kortisol, sindrom ini juga menandakan peningkatan lemak pada dada dan perut, wajah merah dan bengkak, mudah memar, tanda peregangan ungu, kelemahan pada lengan atas dan kaki, libido rendah, depresi, serta rambut tubuh. Jika tidak diobati, sindrom cushing bisa menjadi sesuatu yang serius.

Di sisi lain, tumbuhnya rambut halus bisa juga disebabkan karena pengobatan steroid. Dalam tingkat yang lebih parah, bisa menandakan adanya tumor pada kelenjar pituitari di otak atau kelenjar adrenal di ginjal.

  (Baca Juga: Cara Jitu Berantas Jerawat Puber Tanpa Ribet)

Polycystic ovary syndrome (PCOS)

Sindrom ini memengaruhi satu dari lima perempuan di dunia. PCOS terjadi saat ovulasi tidak bisa terjadi lantaran kantung ovarium gagal melepaskan sel telur. Pada tingkat yang parah, perempuan yang terkena sindrom ini mungkin mengalami pertumbuhan rambut yang berat di wajah, dada, punggung, dan bagian. Jika ada perempuan yang merasa bingung apakah bulu di puting payudara masalah atau bukan, cobalah untuk mencabutnya atau memeriksakan diri ke dokter.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini