nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Di Jepang, Ada Sekolah Menengah Pertama yang Mengusung Rok Sebagai Seragam untuk Anak Laki-Laki

Pradita Ananda, Jurnalis · Senin 12 Februari 2018 21:20 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 02 12 194 1858494 di-jepang-ada-sekolah-menengah-pertama-yang-mengusung-rok-sebagai-seragam-untuk-anak-laki-laki-dZiLJmUXP5.jpg Seragam Sekolah (Foto: Kotaku)

BICARA soal sekolah, pasti salah satu hal yang paling melekat adalah masa-masa di mana harus mengenakan seragam. Pemakaian seragam memang tidak bisa dilepaskan dari masa-masa bersekolah dari masyarakat dunia, khususnya di negara-negara Asia.

Perihal seragam sekolah, tidaklah berlebihan jika seragam sekolah ala Jepang bisa dibilang jadi salah satu seragam sekolah yang paling terkenal. Seragam sekolah di mana siswi nya mengenakan setelan kemeja, blazer, dan rok selutut. Lalu siswa laki-lakinya memakai kemaja, jas blazer, dan celana panjang.

Namun, ternyata kini di Jepang ada loh sekolah umum yang memperbolehkan para siswanya memilih setelan seragam sekolah mana yang diinginkan, dengan kata lain sekolah ini tidak membatasi bahwa siswa prianya hanya boleh memakai seragam sekolah setelan celana panjang saja.

 BACA JUGA:

Baju Melorot, Atlet Ice Skating Asal Korsel ini Tetap Tampilkan Pertunjukan yang Memukau

Sebagaimana diwarta Soranews24, Senin (12/2/2018) sebuah sekolah menengah pertama (SMP) umum di Jepang, yakni Kashiwanoha Middle School di kota Kashiwa disebutkan membebaskan para siswanya untuk memilih seragam sekolah mana yang diinginkan dan nyaman untuk dikenakan masing-masing. Di mana pilihan setelan seragam yang ada, ialah celana panjang, rok, dasi, atau pita di dada (chest ribbons).

Menariknya, awalnya sekolah ini tidak mewajibkan para siswanya untuk memakai seragam sekolah, namun sebuah survei menemukan bahwa sekitar 90 persen orang tua siswa yang masuk di sekolah tersebut menginginkan anak-anak mereka untuk bersekolah memakai baju seragam.

Sebuah komite yang terdiri dari pihak orang tua, siswa, pendidik, bahkan hingga penduduk lokal dibentuk untuk menentukan jenis seragam apa yang seharusnya dimiliki sekolah tersebut.

 

Hingga akhirnya, muncul sebuah keputusan bahwa para siswa dibebaskan memilih ingin mengenakan seragam sekolah apa. Pendeknya, pakem akan setelan seragam sailor suit untuk siswi dan Jaket gakuran jaket yang lurus dan berkerah untuk siswa telah dikesampingkan. Di mana keputusan ini muncul sebagai hasil mempertimbangkan kaum LGBT di kalangan anak muda Jepang.

Dengan itu, para panitia memilih blazer yang netral gender untuk bagian atas seragam. Namun, sesuai dengan tujuannya untuk membantu siswa LGBT merasa nyaman dengan apa yang akan mereka kenakan ke kelas, diputuskan juga bahwa baik anak laki-laki maupun perempuan dapat memilih apakah mereka juga ingin memakai celana panjang atau rok.

Lalu sebagai pelengkap, juga diperbolehkan memilih memakai dasi ataukah pita alias chest ribbon. Menarik karena, sebelumnya diketahui beberapa sekolah Jepang telah mengizinkan atau meminta siswi perempuan mengenakan dasi, namun memperbolehkan siswa laki-laki mengenakan pita adalah gerakan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Pihak sekolah sendiri, pada awalnya masih mempertimbangkan akan keputusan membebaskan pilihan seragam kepada siswa-siswanya tersebut. Namun akhirnya, keputusan ini dikeluarkan selama para pihak orang tua siswa memang bersedia untuk membayar beberapa komponen seragam yang bisa di mix and match sesuai keinginan masing-masing siswa-siswi.

Sementara itu disebutkan, keputusan Sekolah Menengah Kashiwanoha ini datang setelah adanya pengumuman dari Sekolah Menengah Taiyo di Prefektur Kanagawa untuk mempromosikan pakaian seragam dengan celana panjang untuk siswi wanita, dengan tujuan untuk menghilangkan perbedaan gender dalam pakaian.

 BACA JUGA:

'MISS', Ini 4 Kriteria Penilaian untuk Mencari Miss Indonesia 2018

Sebagai tambahan, Sekolah Menengah Pertama Kashiwanoha ini adalah sekolah baru yang dibangun sebagai kelanjutan dari sekolah Kashiwanoha Elementary School yang dibuka pada 2012 lalu di Prefektur Chiba, Kota Kashiwa, untuk melanjutkan para siswa sekolah dasar yang telah bersekolah di Kashiwanoha Elementary School 6 tahun lalu agar bisa melanjutkan sekolah ke tingkat menengah pertama. Di mana, angkatan pertama sekolah dasar tersebut akan pindah lanjut ke SMP pada April 2018 ini.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini