Catat! 7 Langkah Ini Dijamin Permudah Orangtua Awasi Anaknya dari Penggunaan Internet

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 13 Februari 2018 08:45 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 02 12 196 1858636 catat-7-langkah-ini-dijamin-permudah-orangtua-awasi-anaknya-dari-penggunaan-internet-RctGnq0k3z.jpg Ilustrasi (Foto: Mumbub)

SEBAGAI orangtua yang hidup di era digital, tidak usah bersedih ketika kemudian si anaklah yang mengajari Anda menggunakan ponsel dan segala macam isinya. Hal ini dianggap wajar karena bagaimana pun Anda, para orangtua, besar dengan ketidaktahuan teknologi yang berkembang seperti sekarang.

Hal tersebut tidak kemudian menjadi sesuatu yang dianggap biasa saja. Bahaya jika Anda berpikiran seperti ini. Sebab, dunia maya menawarkan banyak sekali informasi yang mana itu bisa menentukan pemikiran anak Anda. Jangan kaget kemudian muncul mainan anak yang dianggap lebih pintar daripada orangtuanya sendiri.

Nah, untuk menjadi orangtua yang cerdas di era seperti sekarang, Peneliti dari Family Online Safety Institue Stephen Balkam membocorkan 7 tahapan yang bisa diterapkan setiap orangtua, baik orangtua yang anaknya sudah remaja atau khususnya orangtua yang anaknya masih kecil.

“Saya kira, 7 tahapan ini bisa menciptakan kedekatan yang baik antara orangtua dengan anak yang mana muncul paham yang sama antar keduanya,” ungkap Stephen pada awak media saat diwawancarai di Hotel Mandarin Oriental, Jakarta Pusat, Senin 12 Februari 2018.

Lalu, apa saja 7 tahapan yang mesti dilakukan oleh setiap orangtua, berikut paparannya:

1. Bicara dengan anak Anda

Yang mesti diperhatikan di sini ialah cara Anda memulai pembicaraan. Jangan sampai membuat si anak menciptakan jarak dan akhirnya tidak terjadi komunikasi yang efektif, salah satu tandanya si anak ogah menyampaikan rahasia yang mungkin sekarang sedang dia rasakan. Usahakan untuk untuk setiap orangtua mau meluangkan waktunya untuk mendengarkan curhatan si anak. Ya, setidaknya sebelum dia beranjak tidur usahakan untuk berkomunikasi secara face-to-face.

2. Perkaya informasi Anda

Bagaimana pun anak Anda akan sangat terpengaruh oleh Anda. Semakin Anda kaya akan informasi, maka si anak akan lebih tertarik mendengarkan Anda daripada berselancar di dunia maya. Untuk semua orangtua, menurut Stephen, Anda juga harus mengenal aplikasi yang sedang booming di kalangan anak Anda. Ini memungkinkan Anda bisa mengetahui apa yang si anak lakukan dan bagaimana tren tersebut di kehidupan anak Anda.

3. Pergunakan program orangtua di ponsel anak

Maksudnya di sini ialah setiap aplikasi yang ada di media sosial sekarang sudah sepatutnya menyediakan pengaturan yang biasa disebut dengan safety kids atau parental controls. Ini sangat penting untuk Anda lakukan, karena bagaimana pun penggunaan media yang tidak tepat akan menciptakan generasi yang tidak berkualitas.

4. Terapkan peraturan di rumah mengenai ponsel

Tidak usah bersedih ketika si anak merengek meminta ponsel Anda untuk dia mainkan. Bersedihlah ketika Anda malah membiarkan dengan gampangnya anak Anda menikmati ponsel. Harus Anda ketahui bahwa jam penggunaan ponsel bagi Anak itu penting. Usahakan untuk tidak melebihi 1 jam dalam sehari untuk Anak bermain di ponsel Anda. Oh iya, jangan pernah berikan ponsel pada anak sampai usianya cukup, ya.

5. Bertemanlah dengan si anak di media sosial

Mom or Dad, tidak ada salahnya jika Anda ingin memiliki media sosial sama seperti anak Anda. Bahkan, Anda bisa meminta izin kepada anak Anda untuk Anda follow akun media sosialnya. Nah, perhatian kemudian tertuju pada aktivitas Anda di media sosial anak Anda. Tetap jaga jarak! Sekalipun Anda adalah orangtuanya, tapi jangan kemudian Anda terlalu kepo dengan aktivitas dunia maya anak Anda. Jika itu terjadi, dijamin anak Anda akan malah tertutup pada Anda mengenai masalah ini.

6. Jangan malu untuk bermain media sosial bersama anak Anda

Jika Anda memiliki waktu luang yang cukup, mintalah anak Anda untuk duduk bersama dan berselancar ria di media sosial bareng dengan Anda. Dengan begini, boanding dan juga pemahaman mengenai penggunaan media sosial yang baik bisa dilakukan. Perlu disadari bahwa konsep utama dari tahapan ini adalah melakukan hal bersama dengan maksud menghibur, jangan malah nantinya Anda menghalangi atau merusak mood baik yang sudah dibangun sejak awal.

7. Jadilah role model bagi si anak

Sekali lagi, bagaimana pun, Anda adalah orangtua dari anak Anda sendiri dan karena itu, sudah sepatutnya Anda mencerminkan hal yang baik ke mereka. Sebab, apa yang si anak lihat dan rasakan di rumah mengenai Anda, bisa menjadi contoh baginya dan menerapkannya di kehidupan si anak. Usahakan untuk mengurangi kebiasaan buruk mengenai penggunaan gawai atau juga sadar waktu. Jangan Andanya ketat dengan si anak mengenai jam penggunaan ponsel, tapi Anda sendiri malah terlalu bersenang-senang dengan ponsel Anda sendiri dan malah membuat si anak merasa tidak lagi mendapat perhatian. Hal yang buruk bukan?

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini