Santri Sakit Massal, Vaksinasi Difteri Terus Jalan

Agregasi Antara, Jurnalis · Senin 12 Februari 2018 16:56 WIB
https: img.okezone.com content 2018 02 12 481 1858428 santri-sakit-massal-vaksinasi-difteri-terus-jalan-4zwztmDzT2.jpg

DINAS Kesehatan Pamekasan, Jawa Timur, melanjutkan program imunisasi difteri di wilayah itu, kendati sempat terjadi kasus sakit massal yang menimpa 80-an santri di tiga pesantren pada Minggu.

"Program ini tetap kami lanjutkan, karena ini merupakan program nasional," ujar Sekretaris Dinkes Pamekasan Ali Maksum di Pamekasan, Senin (12/2/2018).

Maksum menjelaskan, kasus sakit massal yang dialami puluhan santri di Kecamatan Kadur, Pamekasan disebabkan oleh faktor psikologis saja, bukan karena vaksin yang disuntikkan salah.

Menurutnya, program Outbreak Response Imunization (ORI) difteri yang dicanangkan pemerintah, sebagai upaya antisipatif untuk mencegah peredaran penyakit difteri di Indonesia, mengingat jumlah warga yang terserang jenis penyakit mematikan itu tergolong banyak.

"Program ini adalah positif dan merupakan program nasional. Tidak mungkin kita hentikan, kendati terjadi kasus seperti di Kecamatan Kadur itu," ujar Ali Maksum.

Sementara itu, sejumlah puskesmas di Pamekasan, Senin pagi tetap melanjutkan imunisasi difteri. Kegiatan itu antara lain terlihat di Puskesmas Talang, Puskesmas Nyalabuh, serta sejumlah puskesmas lain di 13 kecamatan di Kabupaten Pamekasan.

Sebelumnya Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Pamekasan Ismail Bey menjelaskan, warga Pamekasan yang menjadi target ORI difteri kali ini sebanyak 300.000 lebih, tersebar di 178 desa dan 11 kelurahan.

Hingga saat ini, realisasi pelaksanaan ORI difteri itu, sudah mencapai 20 persen dari total target sasaran yang telah ditetapkan. Persentase capaikan pelaksanaan program ini, lebih tinggi dari realisasi di Jawa Timur. Sebab di Jatim baru mencapai 18 persen dari total sekitar 10 ribu jiwa lebih.

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini