Image

Keren! Batik Trenggalek Bakal Tampil di London Fashion Week

Nurul Arifin, Jurnalis · Selasa 13 Februari 2018 16:05 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 02 13 194 1858955 keren-batik-trenggalek-bakal-tampil-di-london-fashion-week-1cOzCStNYw.jpg

DEMI Batik Trenggalek Go International, Novita Hardiny, Istri Wakil Bupati Trenggalek Muhammad Nur Arifin, rela menjadi model. Novita menjalani sejumlah sesi pemotretan menggunakan busana karya Desainer Lia Afif yang akan dipersiapkan di ajang London Fashion Week, pekan depan.

Sebagai persiapan, sesi pemotretan mengambil lokasi di Pabrik Kopi Van Dilem peninggalan Belanda di Kawasan Desa Dompyong, Kecamatan Bandungan, Trenggalek. Sekira empat jam lebih, Novita harus berpose dengan jepretan sejumlah fotografer.

Novita yang ditemui usai pemotretan mengaku, sebelum menjadi istri dari Wakil Bupati memang tertarik dengan Batik Trenggalek. Namun, saat itu masih belum punya kapasitas untuk menggejot batik Trenggalek menjadi Go International.

"Nah, saat ini untuk membantu suami saya, maka saya sangat antusias ketika mbak Lia (Lia Afif-Desainer) memberikan kesempatan agar Batik Trenggalek Go International," kata Novita di Pabrik Kopi Van Dilem kepada Okezone.

Kata Novita, setelah meluncur di London Fashion Week, harapannya Batik Trenggalek makin digemari di dunia international. Batik adalah identitas sebuah daerah. Tentunya, dengan kualitas saat ini, batik Trenggalek layak diangkat di kancah international. Terlebih lagi, di tangan desainer Lia Afif yang memiliki banyak pengalaman mengangkat batik-batik Nusantara.

Sementara industri Batik di Kabupaten mulai menggeliat sejak tahun 2000an. Di Trenggalek ada beberapa pengrajin batik. Novita juga menjelaskan, Batik Trenggalek sendiri memiliki beragam motif diantaranya, Motif batik ungker padi, motif batik tulis batang daun, motif batik parang cengkeh, motif bunga kapas, motif truntum cengkeh dan motif batik angrek bulan.

(Baca Juga: Berkenalan dengan Keluarga Pembuat Lukisan dari Tusuk Gigi Asal Trenggalek)

"Kalau aku lebih suka yang motif parang. Filosofinya adalah senjata yang harus dipegang sebagai senjata dalam kehidupan," jelasnya. Novita juga berharap, ketika batik Trenggalek meluncur di London Fashion Week semakin menggeliatkan industri batik di Trenggalek. Tak hanya itu, sentra pariwisata juga menggeliat.

"Bayangkan jika setiap daerah membuka desa wisata dan sentra kerajinan, jika bangkit 100 desa saja, dengan masing-masing mmpekerjakan 200-400 orang. Maka, akan membuka lapangan kerja baru bagi 20.000-40.000 orang di Trenggalek," pungkasnya.

(Baca Juga: Oscar Lawalata akan Bawa Batik ke Pameran UNESCO di Paris)

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini