nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ingin Bangkitkan Gairah Seksual? Coba Rutin Lakukan Yoga Telanjang

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 13 Februari 2018 23:00 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 02 13 481 1858783 ingin-bangkitkan-gairah-seksual-coba-rutin-lakukan-yoga-telanjang-DO0rLr8iuK.jpg Naked yoga bangkitkan gairah seksual (Foto: Newkmag)

MENJALANI kehidupan yang lebih sehat tentunya bakal membentuk tubuh Anda yang lebih bugar. Risiko penyakit pun bisa diminimalisir.

Olahraga menjadi sala satu upaya yang harus Anda lakukan dalam menjalani hidup sehat. Banyak jenis olahraga yang bisa Anda pilih, salah satunya mungkin yoga. Olahraga ini semakin populer setelah beberapa jenis yoga diperkenalkan di masyarakat dan banyak juga publik figur yang membuktikan manfaat yoga.

Nah, yang mungkin Anda harus coba berikutnya adalah yoga telanjang. Mungkin ini belum begitu banyak di Indonesia secara khusus, tapi Anda bisa meminta pada guru yoga Anda untuk melakukan yoga jenis ini saat private class dilakukan.

Bukan apa-apa, yoga telanjang ternyata memiliki manfaat yang mungkin tidak Anda ketahui sebelumnya. Seperti dilansir dari Daily Mail, Selasa (13/2/2018), yoga telanjang atau Naked Yoga dipercaya mampu membangkitkan gairah seksual Anda. Tak hanya itu, olahraga ini juga mampu membentuk kepercayaan diri lebih tinggi dan tentunya menghilangkan stres!

Seperti yang dijelaskan Rosie Rees, 30, dari Perth, Australia, di mana dia pertama kali dibujuk untuk melepaskan pakaiannya setelah kembali dari retret yoga intensif di India dan dibujuk oleh teman serumah untuk mencoba yoga telanjang sebagai lanjutan olahraganya.

Setelah berhenti dari pekerjaan perusahaannya dan fokus pada mengadakan lokakarya yoga telanjang di kota asalnya, Rees mengatakan bahwa dia telah mengubah ratusan wanita menjadi lebih baik dalam tiga tahun dan sekarang berencana untuk membawa konsep tersebut ke Amerika Serikat.

Pelatih berusia 30 tahun yang juga seorang seksolog, mengatakan, ketika dirinya pertama kali mencoba melakukan yoga tanpa pakaian, Rees terkejut melihat betapa dirinya begitu kritis dan menghakimi tubuhnya sendiri.

"Saya tidak menyukai berbagai bekas luka di tubuh saya, lemak di perut saya, dan saya melihat banyak selulit di mana-mana. Tapi saya juga merasa terbebaskan. Seiring kemajuan saya, saya merasa lebih bisa menerima keadaan saya," terangnya.

Rosie pertama kali mulai berlatih yoga secara general pada 2012 saat bekerja sebagai pekerja keuangan yang penuh tekanan yang mana itu membuat dia makan, minum, dan merokok lebih banyak dari yang seharusnya.

Setelah putus dengan pacarnya, dia membuat keputusan untuk pergi ke India pada Januari 2013 di mana dia berlatih yoga selama 10 jam sehari, enam hari seminggu.

Dia menjadi vegetarian, berhenti minum kopi, dan setelah dua bulan belajar yoga di India, Rees mengajar yoga di Brisbane, menjadi backpacker, dan PR sebuah hotel.

Sembilan bulan setelah kembali dari India, Rees pun menentukan sikap bahwa dirinya akan menjadi guru yoga. Dan itu terjadi dua tahun setelah kepulangan dia dari India.

Namun, itu adalah sesi yoga telanjang pertama dengan teman serumahnya di halaman belakang rumah di Perth yang membuatnya percaya bahwa dia bisa mengubah wanita lain menjadi lebih baik dengan yoga telanjang.

Rees mengatakan bahwa dirinya benar-benar menyadari tubuh dan napasnya sendiri setelah mempraktikan yoga telanjang. Bahkan, gerakan terkecil sekalipun diakui Rees bisa dia rasakan keringat keluar dari kulitnya.

"Saya mulai mencintai tubuh saya seperti apa adanya, menjadi lebih menerima, dan merasa nyaman akan hal itu. Saya juga mulai melihat ketidaksempurnaan sebagai bagian unik dari diri saya," ucap Rees.

Sementara itu, cerita awal Rees membawa yoga telanjang ini ke kota tidak berjalan mulus. "Saya mendekati sebuah studio yoga yang terkenal di kota dengan ide yoga telanjang, tapi reaksi awalnya adalah skeptisisme. Saya mengatakan kepada mereka bahwa saya ingin mengurangi kecacatan dan ingin membantu wanita mengatasi masalah citra tubuh mereka," papar Rose.

Akhirnya, studio yoga itu setuju untuk membiarkannya memegang kelas.

Secara terpisah Rose menjelaskan bahwa yoga telanjang bukan hanya yoga, ini adalah perjalanan spiritual. Yoga hanya melepaskan stres, tapi yoga telanjang menggali lebih dalam jiwa Anda.

"Membutuhkan keberanian untuk mengikuti kelas yoga telanjang, tapi keberanian itu berarti hubungan yang lebih baik di tempat kerja, keluarga, dan yang terpenting dengan diri sendiri," sambung Rees.

Dia menambahkan bahwa wanita mesti belajar untuk menerima dan mencintai tubuh telanjang mereka. Ini secara langsung mempengaruhi hubungan mereka dengan pasangan mereka sehingga pria menjadi lebih tertarik pada Anda karena sikap Anda.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini