Image

Kisah Mereka yang Lebih Memilih Cinta daripada Harta dan Takhta

Rabu 14 Februari 2018 11:44 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 02 14 196 1859365 kisah-mereka-yang-lebih-memilih-cinta-daripada-harta-dan-takhta-9iTjaLFp5T.jpg Ilustrasi

PEPATAH “cinta itu buta” terkadang ada benarnya, setidaknya bagi lima sosok berikut. Demi cinta, mereka bahkan rela kehilangan banyak harta dan segala kemewahannya. Siapa saja mereka?

1. Putri Mako, Cucu Kaisar Jepang

Putri Mako adalah cucu tertua Kaisar Jepang Akihito. Pewaris kerajaan dengan kekayaan USD40 miliar ini lebih memilih melepas gelar bangsawannya demi menikah dengan pria yang dia cintai. Komuro melamar Mako pada Desember 2013. Setelah itu, Mako pun memperkenalkan calon suaminya kepada kedua orang tuanya, Pangeran Akishino, yang berada di urutan kedua dalam takhta Krisan, dan sang ibu, Putri Kiko.

2. Putri Sayako, Putri Kaisar Jepang

Sebelum Putri Mako, bibi Putri Mako sudah lebih dulu meninggalkan kenyamanan Istana demi menjadi istri pria pilihannya yang notabene orang biasa, Yoshiki Kuroda, pada 15 November 2005 dengan pernikahan sederhana. Sayako Kuroda atau Putri Sayako adalah anak ketiga dan putri satu-satunya Kaisar Akihito dan Permaisuri Michiko. Kakaknya adalah Pangeran Naruhito dan Pangeran Akishino (ayah Putri Mako). Dulunya Sayako memiliki gelar Putri Nori. Namun, gelar itu dia tanggalkan selepas menikah dengan Kuroda. Wanita kelahiran 18 April 1969 ini dikenal sebagai sosok yang cerdas. Dia berhasil menamatkan sekolahnya di Departemen Bahasa dan Sastra Jepang, Fakultas Sastra, Universitas Gakushuin, tahun 1992. Sayako juga pernah menjabat peneliti di Institut Yamashina. Enam tahun kemudian, dia naik pangkat menjadi peneliti senior di lembaga yang sama. Sayako menikah dengan Kuroda yang merupakan perancang tata kota. Seusai menanggalkan gelarnya, Sayako tidak ubahnya seperti ibu rumah tangga biasa. Dari megahnya istana, dia pindah ke apartemen yang dihuninya bersama sang suami.

3. Raja Edward VIII, Anak Raja Inggris

Demi cintanya pada seorang wanita, Edward VIII memutuskan turun takhta pada 10 Desember 1936. Kekuasaannya berakhir pada hari ke-325. Bahkan, dia belum sempat dinobatkan secara resmi sebagai raja. Dia bertemu Wallis Simpson pada Januari 1931. Perempuan asal Amerika Serikat itu tidak direstui menjadi pendamping Edward VIII karena sudah berstatus sebagai janda. Kala itu, Kepala Gereja Inggris tidak mengizinkan orang yang bercerai menikah lagi saat pasangannya masih hidup. Uskup Bradford pun menge - luarkan pernyataan menentang hingga akhirnya Edward VIII memutuskan mundur, sebuah momentum yang dianggap kemenangan konstitusi Inggris.

4. Yao Nanshan, Putra Miliarder China

Sebagai seorang miliarder, Yao Nanshan tentu sudah terbiasa hidup dengan uang berlimpah dan segala kemewahan. Saat bertemu Liu Lijuan, semuanya berubah. Pada usia 60 tahun, Yao memutuskan meninggalkan harta benda yang dimiliki dan hidup di desa terpencil bersama wanita yang dicintainya. Kebaikan hati dan keceriaan yang terpancar Liulah yang menginspirasi Yao. Semangat hidup wanita ini membuat Yao menemukan tujuan hidup yang sebenarnya.

5. Angeline Francis Khoo, Putri Miliarder Malaysia

Angeline Francis Khoo merupakan putri miliarder asal Malaysia, Dr Khoo Kay Peng. Ayahnya meru pakan taipan properti yang menjalankan bisnis di bawah bendera Laura Ashley. Adalah Jedidiah Francis, peneliti data, yang telah mencuri hati Angeline. Namun sayang, Dr Khoo Kay Peng justru menolak pria pilihan anaknya. Angeline juga tidak pernah menyesal dengan keputusan yang dibuat. Hingga kini dia akhirnya memilih membangun bisnis sendiri. (koran sindo)

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini