Image

Sejarah Valentine dan Kisah Cinta Kelam Dibalik Perayaannya

Imeida Ulfa Ariyanti, Jurnalis · Rabu 14 Februari 2018 14:03 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 02 14 196 1859424 ssejarah-valentine-dan-kisah-cinta-kelam-dibalik-perayaannya-ip7QfROMkr.jpg Hari Kasih Sayang (Foto: Ist)

MOMEN valentine 14 Februari adalah momen yang di rayakan sebagai bentuk ungkapan cinta dan kasih sayang pada orang tercinta. Kebanyakan orang memberikan hadiah berupa surat cinta dan puisi, bunga dan hadiah lainnya. namun tahukah Anda ternyata di balik perayaan cinta kasih tersebut ada kisah sedih dan memilukan.

Seperti dikutip dari history Rabu (14/2/2018) yang menceritakan bahwa pada pemerintahan Claudius yang kejam, pada saat itu Roma terlibat dalam banyak peperangan dan membutuhkan banyak tentara militer. Namun orang Romawi tidak ingin menjadi tentara, karena nantinya akan terikat dan mereka harus meninggalkan pasangan dan keluarga. Untuk menghindarkan masalah tersebut Claudius melarang semua pertunangan dan pernikahan di Roma. Namun keputusan tersebut ditentang oleh St Valentine yang tetap melakukan pernikahan dengan kekasihnya

Sementara itu ketika Claudius mengetahui hal tersebut, dia memerintahkan Valentine untuk dihukum mati. Saat itu juga Valentine ditangkap dan dimasukkan ke penjara kemudian dipukuli dan diseret dihadapan Prefek Roma yang memerintahkannya untuk dipukuli hingga mati dan dipenggal kepalanya. Yang mana hal tersebut terjadi pada tanggal 14 februari sekitar 270 Masehi.

Cerita lain juga mengatakan bahwa saat berada di penjara, St. Valentine meninggalkan catatan perpisahan untuk putri sipir penjara, yang telah lama menjadi temannya, dan menandatanganinya "From Your Valentine."

Setelah kematiannya, Valentine dinobatkan sebagai seorang orang suci yang telah berjasa mempertahankan pernikahan pada masa itu.

Tetapi hingga saat ini asal usul dan identitas St. Valentine yang sebenarnya tidak jelas. Setidaknya ada tiga pastur Valentine yang berbeda, namun semuanya adalah martir seperti yang telah disebutkan di awal martyrologi di bawah tanggal 14 Februari. Valentine yang pertama adalah seorang Pastur di Roma, yang kedua adalah seorang uskup Interamna (sekarang Terni, Italia) dan Valentine yang ketiga adalah seorang martir di romawi asal Afrika.

Beragam cerita tentang bagaimana nama martir dihubungkan dengan percintaan. Tanggal kematiannya mungkin telah digabungkan dengan Pesta Lupercalia, sebuah festival cinta yang dilakukan oleh orang Romawi. Pada festival ini, nama-nama wanita muda ditempatkan di dalam sebuah kotak, jadi jika nama mereka keluar maka akan diambil sesuai dengan yang telah diarahkan sebelumnya.

Namun pada 496 Masehi, Paus Gelasius memutuskan untuk mengakhiri Perayaan Lupercalia, dan dia mengumumkan bahwa tanggal 14 Februari dirayakan sebagai Hari St Valentine untuk mengingat semua jasanya.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini