Image

Ini Alasan Mengapa Hari Valentine Selalu Identik dengan Cokelat dan Pink

Tiara Putri, Jurnalis · Rabu 14 Februari 2018 19:06 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 02 14 298 1859637 ini-alasan-mengapa-hari-valentine-selalu-identik-dengan-cokelat-dan-pink-AhBRagDND1.jpg Cokelat (Foto: Elitedaily)

HARI ini mungkin Anda akan melihat lebih banyak cokelat dijual dan segala macam tulisan atau gambar berwarna merah muda. Alasannya karena banyak orang yang mengganggap hari ini adalah spesial. Ya, setiap tanggal 14 Februari diperingati sebagai Hari Valentine atau Hari Kasih Sayang.

Cokelat dan warna merah muda atau pink memang seringkali ditemukan di Hari Valentine. Lantas, apa alasan di balik identiknya kedua hal tersebut dengan Hari Kasih Sayang? Merangkum dari berbagai sumber, Rabu (14/2/2018), Okezone mencoba untuk menjelaskan kaitan tersebut.

 BACA JUGA:

Sambut Imlek, MNC Fashion Gelar Sorella Luna Cheongsam

Hal pertama yang akan dibahas adalah mengenai cokelat. Makanan kecil ini sudah sejak dahulu dikaitkan dengan rasa cinta. Di masa Aztec, dahulu Kaisar Montezuma yang terkenal disebut-sebut menggunakan biji kakao dalam setiap acara romantis yang dibuatnya. Sebagaimana diketahui, biji kakao adalah bahan utama pembuat cokelat. Biji tersebut dipercaya bisa membangkitkan perasaan cinta di dalam diri orang-orang yang mengikuti acara.

Selanjutnya, di era Victoria di Inggris, cokelat dipercaya oleh masyarakat memiliki hubungan dengan cinta dan rayuan. Diungkapkan jika hampir secara naluriah pria mengenal cokelat sebagai jalan menuju hati seseorang. Maka tak heran bila cokelat seringkali dibeli untuk menunjukkan perasaan dan mengucapkan rayuan. Pasalnya camilan tersebut diyakini bisa membuat hati wanita luluh.

Namun di balik itu semua ada penjelasan ilmiah terkait cokelat dan rasa cinta. Biji kakao mengandung senyawa yang dapat meningkatkan rasa senang di otak. Ada pula yang mengatakan jika cokelat bisa meningkatkan gairah pasangan. Selain itu, cokelat telah terbukti baik untuk jantung, meningkatkan fungsi kognitif, dan kaya akan nutrisi.

Selanjutnya mengenai warna pink. Ternyata kelembutan warna tersebut bisa menimbulkan efek ketenangan di mana hypothalamus di dalam otak akan mengirim sinyal ke kelenjar adrenalin untuk memperlambat kerjanya saat mata menatap warna pink. Hal itu berpengaruh terhadap penurunan frekuensi detak jantung dan rasa amarah sehingga mood seseorang merasa senang lebih mudah terbangun.

 BACA JUGA:

Terungkap! 66 Persen Anak di Indonesia Sarapan dengan Menu Kurang Bergizi, Bagaimana Menyiasatinya?

Di sisi lain warna pink adalah simbol perdamaian. Setiap pasangan tentu ingin mendapatkan kedamaian di Hari Valentine dan menciptakan kisah yang indah. Maka dipilihlah warna tersebut agar di hari ini pasangan tidak berselisih. Terlebih Valentine sering dianggap sebagai perayaan milik wanita karena mereka berharap mendapatkan perhatian lebih dari pasangannya. Warna pink sendiri sering dikaitkan dengan warna untuk wanita.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini