nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Singapura Siap Buka Proyek Spektakuler Jewel Changi di 2019, Seperti Apa?

Tiara Amalina, Jurnalis · Rabu 14 Februari 2018 21:13 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 02 14 406 1859634 singapura-siap-buka-proyek-spektakuler-jewel-changi-di-2019-seperti-apa-4YlEXH2p8q.JPG Jewel Changi di Bandara Changi Singapura siap dibuka tahun 2019 (Foto: Todayonline)

SIAPA yang tak pernah mendengar tentang Changi Airport? Ya, bandara terkenal di Singapura ini sukses menjadi bandara terbaik di dunia. Lengkapnya fasilitas dan desain yang menarik, membuat bandara ini semakin tersohor.

Baru-baru ini, Changi Airport dikabarkan sedang menjalankan proyek barunya, yaitu pembangunan Jewel yang akan menjadi 'perhiasan' bagi bandara tersebut. Proyek ini dijadwalkan akan rampung pada awal 2019.

Dilansir dari Today online, proyek besar senilai S$ 1,7 miliar ini sudah dimulai tiga tahun yang lalu. Nantinya bangunan ini akan berbentuk kubah yang terbuat dari 9.600 hiasan kaca yang khusus dibuat di Amerika Serikat dan baja yang di dalamnya akan ada berbagai macam fasilitas, seperti taman, tempat makan, pusat perbelanjaan, termasuk air terjun setinggi 40 meter bernama Rain Vortex.

Saat malam hari, pengunjung dapat menyaksikan pertunjukan air terjun dengan tata cahaya dan suara yang memukau. Hal ini akan memberikan kesan yang berbeda dari bandara biasanya. Banyak pihak yang turut senang dengan adanya proyek ini, salah satunya Raymond Lim yang merupakan Area Director Indonesia di Singapore Tourism Board.

"Oh, proyek ini sangat besar! Saat saya melihat modelnya, sudah pasti hal ini akan menjadi sesuatu yang menakjubkan" Ujarnya saat diwawancara saat pengenalan brand baru dari Singapore Tourism Board di Ritz Carlton, pada Selasa 13 Februari.

Changi Airport Group mencatat bahwa pembangunan telah rampung sekira 60 persen, dengan ruang klaim kedatangan dan bagasi yang lebih luas, serta ruang tunggu keberangkatan yang juga sudah ditingkatkan sesuai harapan. Beberapa loket check-in manual juga diganti dengan sistem otomatis. Setelah selesai, ekspansi tersebut akan memungkinkan Terminal 1 menangani 3 juta penumpang lebih banyak per tahun, sehingga kapasitas tahunan menjadi 24 juta pada tahun 2019.

Jadi, nantinya Bandara Changi tidak hanya terfokus pada travel saja, tapi juga bagaimana memenuhi kebutuhan penumpang. Berbagai macam fasilitas baru ini akan memudahkan penumpang untuk memenuhi keinginan mereka selama berada di Bandara.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini