Image

Pemerintah Selandia Baru Terus Gaet Wisatawan Indonesia untuk Berkunjung

Tiara Putri, Jurnalis · Rabu 14 Februari 2018 23:09 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 02 14 406 1859758 pemerintah-selandia-baru-terus-gaet-wisatawan-indonesia-untuk-berkunjung-F0DB6h0vdo.jpg Nadine Chandrawinata dan Steve Dixon (Foto: Tiara Putri/Okezone)

JUMLAH kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Selandia Baru terus mengalami peningkatan. Tahun lalu tercatat sekira 3,6 juta wisman telah mengunjungi negara tersebut. Adapun 3 besar wisman terbanyak berasal dari Australia, China, dan Amerika Serikat.

Walaupun Indonesia tidak masuk dalam jajaran tersebut, namun Selandia Baru menganggap negeri ini memiliki potensi yang besar. Hal ini diungkapkan oleh Tourism New Zealand Regional Manager South and South East Asia, Steve Dixon.

"Indonesia merupakan pasar penting bagi Selandia Baru karena terus menunjukkan pertumbuhan yang menjanjikan. Pada akhir tahun 2017, kami menerima kunjungan dari 23.872 warga Indonesia, di mana angka ini meningkat sebesar 21,6% dari tahun sebelumnya. Pertumbuhan kunjungan pada periode liburan pun juga meningkat sebesar 28% untuk periode yang sama tahun lalu," ungkap Steven saat ditemui dalam acara temu media Rabu (14/2/2018) di kawasan Gandaria, Jakarta Selatan.

 (Baca Juga: Tips Valentine untuk Pasangan Suami Istri agar Lebih Romantis)

Dijelaskan oleh Steven, wisatawan asal Indonesia paling banyak berkunjung di liburan Idul Fitri. Meski begitu, ia menyarankan waktu terbaik untuk mengunjungi Selandia Baru adalah di musim gugur (Maret-Mei) dan musim semi (September-November).

"Kalau ada yang ingin merasakan pengalaman lain seperti bermain salju bisa datang di saat winter (Juni-Juli)," tambah Steven.

Untuk terus menggaet minat wisatawan asal Tanah Air, pemerintah setempat melalui Tourism New Zealand melakukan sejumlah usaha. Pertama adalah mengundang media untuk melihat secara langsung dan mengeksplor destinasi wisata yang menarik dengan harapan pengalamannya bisa diceritakan kembali kepada masyarakat. Kedua, mendapuk Tourism Advocate guna memberikan informasi lebih banyak tentang Selandia Baru ke masyarakat luas. Adapun sosok yang dipilih kali ini adalah Nadine Chandrawinata.

  (Baca Juga: Singapura Siap Buka Proyek Spektakuler Jewel Changi di 2019, Seperti Apa?)

Selanjutnya, ada brand penjualan dengan tagline "100% Pure New Zealand" yang sudah berjalan selama 18 tahun. Pihak TNZ juga melakukan kampanye melalui media sosial dan menjalin kerja sama dengan agen perjalanan untuk menawarkan paket menarik. Selain itu, pihak agen perjalanan mendapatkan pelatihan secara daring agar semakin mengetahui tentang Selandia Baru.

Tak cukup sampai di situ, tourism board tersebut juga mengirim orang-orang khusus ke Indonesia untuk mempelajari karakteristik masyarakat sehingga bisa benar-benar mengetahui kesenangan orang Indonesia ketika berkunjung ke Selandia Baru. Dengan mengutamakan pengalaman wisatawan yang berkesan ketika berkunjung, pihak tourism board belum menargetkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini