Image

Tak Hanya Wanita Hamil, Stretch Marks Juga Bisa Dialami Wanita Muda dari Pria

Annisa Amalia Ikhsania, Jurnalis · Rabu 14 Februari 2018 20:05 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 02 14 481 1859628 tak-hanya-wanita-hamil-stretch-marks-juga-bisa-dialami-wanita-muda-dari-pria-Bl1Smo1NLk.jpg Stretch marks (Foto: 99Remedies)

STRETCH marks merupakan masalah kulit yang umum terjadi pada wanita. Kondisi ini menyebabkan munculnya guratan-guratan berwarna merah muda yang lama kelamaan berubah putih yang bisa mengganggu penampilan.

Masalah kulit ini lazimnya dialami oleh ibu hamil. Kendati demikian, stretch marks mungkin saja terjadi pada wanita muda yang belum mengandung. Penyebabnya pun beragam, namun yang paling umum adalah akibat peregangan kulit.

 BACA JUGA:

Terungkap Alasan Anak Menolak Sarapan Sebelum Berangkat Sekolah

“Penyebabnya bisa karena penurunan berat badan, dari kondisi gemuk ke kurus, atau sebaliknya penurunan berat badan. Atau melakukan diet hingga menyebabkan berat badannya naik turun, seperti diet yoyo. Biasanya di usia pertumbuhan, usia remaja, sudah mulai seperti itu. Seperti Tantri ‘Kotak’ yang mengaku sudah memiliki stretch marks sebelum ia hamil,” papar dermatology Kevin A Maharis, BmedSc, DipDerm, yang ditemui Okezone di kawasan Kertanegara, Jakarta Selatan, Selasa 13 Februari 2018.

Lebih lanjut, diungkapkan Kevin bahwa stretch marks merupakan perubahan biologis yang cukup kompleks disebabkan oleh banyak faktor. Mulai dari hormon, inflamasi, hingga terjadinya peregangan kulit.

Bagian tubuh yang rentan mengalami stretch marks adalah area yang memiliki lemak. Yakni perut, paha bagian dalam, pinggul, dan pinggang bagian belakang.

“Untuk pria juga bisa muncul stretch mark, biasanya di bagian bawah ketiak,” tambah pria yang melakukan praktik di Maharis Clinic, Menteng, Jakarta Pusat, itu.

Namun, tak perlu khawatir karena stretch marks bisa dihindari dan diatasi. Salah satu yang terpenting adalah melakukan perawatan kulit melalui penggunaan pelembap secara rutin.

“Sehabis mandi dioleskan pelembap, pelembap jenis apa pun boleh tapi saya rekomendasikan yang tingkat minyaknya lebih tinggi, tingkat emmollientnya lebih tinggi. itu akan membantu menurunkan proses friction penyebab stretvh mark,” terang Kevin.

Selain pelembap, penggunaan bahan-bahan alami, seperti minyak zaitun, sunflower oil, atau minyak esensial sejenis lainnya bisa diaplikasikan.

 BACA JUGA:

Terungkap! 66 Persen Anak di Indonesia Sarapan dengan Menu Kurang Bergizi, Bagaimana Menyiasatinya?

“Cara lain untuk meminimalkan timbulnya stretch marks adalah penggunaan sabun yang gentle dan jangan menggosokkan tubuh dengan handuk secara berlebihan atau kasar,” tutup Kevin.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini