Image

Ratu Elizabeth II Larang Penggunaan Plastik di Lingkungan Kerajaan Inggris

Pradita Ananda, Jurnalis · Kamis 15 Februari 2018 20:19 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 02 15 196 1860170 ratu-elizabeth-ii-larang-penggunaan-plastik-di-lingkungan-kerajaan-inggris-otj1tAE02k.jpg Ratu Elizabeth II (Foto: Hellomagazine)

SUDAH menjadi rahasia umum bahwa penggunaan plastik di dunia, sudah sangat mengkhawatirkan di mana akhirnya membuat tumpukan sampah plastik yang mencemari ekosistem lingkungan menjadi semakin banyak.

Untuk pengurangan sampah plastik ini, maka satu upaya paling utama yang bisa dilakukan adalah mengurangi dari penggunaan plastik tersebut sendiri.

Hal inilah yang sedang dilakukan oleh Ratu Elizabeth II. Seperti dilansir Hellomagazine, Kamis (15/2/2018) Ratu Elizabeth II disebutkan baru saja mengeluarkan perintah larangan penggunaan plastik di lingkungan kerajaan. Lebih lanjut disebutkan, nenek dari Pangeran William dan Pangeran Harry ini telah melarang penggunaan peralatan rumah tangga dari plastik, seperti botol plastik dan sedotan plastik di lingkungan kerajaan sebagai bagian dari upaya rencana untuk mengurangi penggunaan plastik di semua tingkat.

 (Baca Juga: Perayaan Single Awareness Day, Hargai Para Jomblo dengan Cara Ini)

Pihak Istana Buckingham sendiri telah menyebutkan bahwa pelarangan pemakaian plastik ini hadir karena adanya keinginan kuat untuk mengatasi masalah plastik tersebut. Terkait soal rencana penguraian limbah sampah di lingkungan tempat tinggal kerajaan.

Lebih lanjut disebutkan, Ratu Elizabeth II menjadi tertarik dengan isu permasalahan soal pemakaian plastik ini setelah bekerjasama dengan Sir David Attenborough dalam sebuah film dokumenter tentang konservasi di Persemakmuran. Di mana keduanya bekerja sama untuk mengerjakan sebuah prakarsa Commonwealth Canopy, yang bertujuan untuk menciptakan sebuah jaringan proyek konservasi hutan di seluruh negara-negara di dalam Persemakmuran.

Perubahan ini lebih lanjut disebutkan, akan mencakup soal penghapusan sedotan plastik secara bertahap di kafe-kafe umum manapun di area lingkungan kerajaan, dan penghapusan seluruhnya di ruang makan staf. Begitu juga makanan yang dibungkus untuk dibawa ke rumah, alias takeaway food yang berada di kafe Royal Collection harus terbuat dari kemasan biodegradable atau kompos, kemudian katering di Istana Buckingham, Kastil Windsor dan Istana Holyroodhouse hanya diizinkan menggunakan untuk piring atau gelas cina, atau gelas kertas daur ulang.

  (Baca Juga: Jangan Baper, Ini 6 Alasan Jadi Jomblo Buruk untuk Kesehatan)

Pihak Istana Buckingham menyebutkan, bahwa pihak kerajaan sangat berkomitmen untuk mengurangi dampak dari penggunaan plastik ini.

"Di seluruh organisasi, Royal Household berkomitmen untuk mengurangi dampak lingkungan (dari penggunaan plastik). Sebagai bagian dari itu, kami telah mengambil sejumlah langkah praktis untuk mengurangi penggunaan plastik. Di semua tingkatan, ada keinginan kuat untuk mengatasi masalah ini," ungkap juru bicara Istana Buckingham.

Disebutkan, Ratu Elizabeth II bukanlah satu-satunya anggota keluarga kerajaan yang getol soal masalah lingkungan. Ada juga Pangeran Charles yang vokal tentang kerusakan plastik yang menyebabkan hingga ke lautan, dan juga mengatakan bahwa dunia menghadapi "bencana ekologis dan manusia yang meningkat".

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini