Image

Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado Bakal Bangun Terminal Internasional

Subhan Sabu, Jurnalis · Kamis 15 Februari 2018 20:16 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 02 15 406 1860279 bandara-internasional-sam-ratulangi-manado-bakal-bangun-terminal-internasional-7lF4L4c50J.jpg Bandara Sam Ratulangi Manado (Foto: Subhan Sabu)

BANDARA Internasional Sam Ratulangi Manado, berencana membangun terminal internasional. Pembangunan terminal internasional ini dengan harapan agar pesawat-pesawat internasional yang ada sudah tidak lagi charter flight melainkan menjadi reguler flight.

"Pembangunan terminal ini sekarang dalam proses Rencana Pola Trayek (RPT) di kantor pusat, mudah-mudahan nanti kita akan sinergi dengan teman-teman imigrasi, CIQ, kemudian pelaku-pelaku pariwisata sehingga menjadi satu kesatuan dan bisa dimanfaatkan dengan baik," ujar General Manager Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, Minggus ET. Gandeguai, Minggu 11 Februari 2018.

Menurut Minggus, ini merupakan program dari pemerintah pusat dan cukup besar investasi yang ditanamkan untuk pembangunan terminal internasional yang rencananya akan dibangun dengan luas sekira 30 ribu meter persegi itu.

 (Baca Juga: Arsitek Norwegia Ciptakan Kabin Tersembunyi di Bukit Salju)

"Anggarannya kami belum tahu berapa, hanya luasannya kami diberi tahu. RPT nya sudah mulai dari 2017, 2018 mungkin 2019, itu pekerjaan multi years, karena bandara tetap operasional, karena disitu juga bersamaan kami bangun AOCC atau Airport Operation Control Center, ini sudah sama dengan yang di luar negeri, jadi semuanya nanti akan memantau pergerakan di bandara hanya dari AOCC, semua komando dilakukan disitu," jelas Minggus.

Ke depan, Minggus berharap bahwa Manado menjadi pintu masuk Asia Timur, karena pintu masuk wisatawan dari benua Amerika itu adalah masuk di antara Jepang dan Hong Kong, sehingga Minggus berharap ada direct flight langsung ke Manado sehingga sudah tidak perlu lagi ke Jakarta.

"Karena menurut konsulat Amerika di Surabaya, bahwa permohonan visa terbanyak saat ini adalah dari Sulawesi Utara, pintu masuknya adalah dari Jepang dan Hong Kong," tambahnya.

  (Baca Juga: Perayaan Single Awareness Day, Hargai Para Jomblo dengan Cara Ini)

Dari connecting flight domestik yang dilakukan lanjut Minggus, semuanya akan menuju ke Manado, baik itu Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, Gorontalo, dan Sulawesi Tengah, semuanya masuk ke Manado.

"Selanjutnya ke luar negeri saya ingin juga nanti dari Manado lagi, tidak perlu lagi ke Jakarta, karena kita punya hemat selisih dua jam dan lebih murah pasti," pungkasnya.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini