nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dokter Kandungan Sebut Albothyl Bukan untuk Obat Kelamin Wanita, Ini Risikonya

Dewi Kania, Jurnalis · Kamis 15 Februari 2018 20:04 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 02 15 481 1860274 dokter-kandungan-sebut-albothyl-bukan-untuk-obat-kelamin-wanita-ini-risikonya-i9VMe4ouw2.jpg Ilustrasi (Foto: Sheknows)

ALBOTHYL diklaim sebagai obat untuk mengatasi organ intim. Tapi rupanya banyak pasien yang mengeluhkan Miss V kekeringan akibat pakai obat itu.

Dokter pun tidak menyarankan penggunaan Albothyl untuk merawat organ intim. Karena kandungan policresulen yang dikandung dari obat tersebut dapat memicu efek samping.

Spesialis Obstetri dan Ginekologi Dr Budi Iman Santoso, SpOG mengungkapkan, penggunaan Albothyl dalam dunia kebidanan tidak disarankan lagi. Karena banyak pasien mengeluh mengalami efek samping, termasuk paling sering yakni iritasi.

"Saya tidak pernah pakai (meresepkan-red). Kalau Albothyl sudah lama tidak dipakai lagi karena bikin iritasi," ungkapnya saat dihubungi Okezone, Kamis (15/2/2018).

Dr Budi menjelaskan, jika Albothyl digunakan ke dalam organ intim wanita, efek sampingnya bisa bikin memar alias bonyok. Karena ada sensasi terbakar ketika wanita menggunakan obat tersebut.

Belum lagi, Miss V jadi terasa kering usai menggunakan obat tersebut. Padahal normalnya, organ intim wanita jadi kesat usai menggunakan obat antiseptik.

"Obat ini kalau dimasukkan salah satu efek samping bonyok seperti terbakar, sehingga saya sudah lama tidak pakai lagi meresepkan," ujarnya.

Ditambahkan Dr Budi, banyak pasien yang mengeluh tidak nyaman usai menggunakan Albothyl. Karenanya, lebih baik menghindari penggunaan obat ini saat merawat area intim.

Adapun cara yang disarankan yakni menjaga area intim dengan cara sederhana. Jangan gunakan obat-obatan antiseptik yang bisa mengganggu pH Miss V. Seperti apa kira-kira?

1. Basuh Miss V dengan air biasa usai buang air besar atau buang air kecil. Jangan gunakan sabun untuk membersihkan daerah intim itu.

2. Hindari penggunaan celana dalam ketat, karena Miss V akan sulit bernapas dengan normal. Jika hal itu terjadi, pastinya Anda akan mudah mengalami keputihan.

3. Pakailah masker yoghurt agar Miss V tetap sehat. Bahan ini sangat direkomendasikan oleh dokter karena mengandung probiotik yang baik.

4. Usai berhubungan seks, pastikan membasuh Miss V dengan tepat. Akan lebih baik segera buang air kecil, agar kuman jahat tidak bersarang.

5. Hindari cara merawat Miss V seperti douching. Hal ini juga mengakibatkan Miss V tidak nyaman, mengalami kekeringan dan banyak hal lainnya yang membahayakan.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini