nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Waspada Bahaya Sexting, Sudah Banyak Korbannya

Agregasi Antara, Jurnalis · Minggu 18 Februari 2018 08:15 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 02 18 196 1861016 waspada-bahaya-sexting-sudah-banyak-korbannya-EpLGotNG9f.jpg Ilustrasi (Foto: ABC)

FENOMENA sex dan texting (Sexting), atau membagikan pesan sex berupa video atau foto melalui media komunikasi, tengah marak di tengah masyarakat, terutama di kalangan remaja. Padahal di balik hal itu bahaya mengintai.

Ketua Sahabat Anak, Keluarga dan Perempuan (Salam Puan) Asriyati Nadjamuddin menyatakan, saat ini banyak remaja banyak yang menjadi korban perundungan bahkan kejahatan yang diakibatkan oleh sexting. Lantaran itu dia mengajak ratusan pelajar untuk mewaspadai bahaya sexting.

"Kita menyasar anak-anak dari Sekolah Dasar (SD), SMP dan SMA terkait bahaya sexting, agar mereka mengetahui dan bisa memilah terkait hal ini," ujarnya.

Ia mengungkapkan bahwa fakta di lapangan banyak terjadi pelecehan seksual yang dipicu oleh peredaran foto dan video seks. "Saat ini bisa kita lihat dari berbagai media sosial yang ada, pembagian video atau foto yang mengarah ke sexting banyak beredar," ungkap dia.

Berbagai cara pun dibagikan kepada para siswa untuk mencegah sexting, di antaranya jangan meneruskan pesan atau gambar porno kepada siapapun, melaporkan pengirim pesan, berhati-hati pada orang yang dikenal secara dalam jaringan (daring).

Menghargai diri sendiri untuk tidak mencari perhatian dengan cara yang tidak pantas, menggunakan media sosial dengan cerdas dan memikirkan secara baik-baik sebelum mengunggah foto atau video ke media sosial dan berbagai hal lainnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMK Kesehatan Bhakti Nusantara, Jamaluddin Hamid mengatakan bahwa penyuluhan yang dilakukan Salam Puan di lembaganya sangat diperlukan oleh para siswa.

(Baca Juga: Anak Muda Saat Ini Senang Lakukan Sexting)

"Dengan adanya kegiatan seperti ini, siswa kita dapat menyadari bahwa berfoto dengan pose yang tidak wajar dapat ada akibatnya dan tidak seharusnya dilakukan," jelasnya.

Ia mengatakan bahwa pihaknya banyak menyelesaikan banyak masalah terkait pergaulan siswa, dan penyuluhan seperti itu memang harus sering dilakukan.

"Gejala pergaulan saat ini memiliki efek yang luar biasa, apalagi kecanggihan dari telepon genggam. Kami juga sering melakukan razia telepon genggam di sekolah karena dilarang membawanya ke sekolah," ujarnya.

(Baca Juga: Sexting, Penyebab Perilaku Seks Berisiko di Kalangan Remaja)

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini