nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sektor Pariwisata Terpuruk Selama Jalur Puncak Ditutup

Agregasi Antara, Jurnalis · Senin 19 Februari 2018 17:13 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 02 19 406 1861591 sektor-pariwisata-terpuruk-selama-jalur-puncak-ditutup-GzMqUCyKWY.jpg

Asep Suparman menuturkan, dibukanya Jalur Puncak II akan menjadi solusi untuk penanganan kemacetan dan ketika terjadi bencana alam seperti saat ini melanda kawasan Jalan utama Puncak-Bogor."Kami tidak dapat intervensi terkait kebijakan tersebut karena kewenangan pusat, namun harapan kami dapat terkabul," katanya.

Dia menambahkan, meskipun saat ini ada jalur alternatif Jonggol atau Sukabumi, namun tidak efektif untuk direkomendasikan sebagai jalur cepat untuk sampai ke tempat wisata di kawasan Puncak-Cipanas karena penguna jalan harus memutar dengan jarak tempuh yang cukup panjang dan lama.

(Baca Juga: Usai Longsor, Jalur Puncak Kembali Dibuka)

Sementara ratusan pelaku usaha di sepanjang jalur tersebut, mengaharapkan jalur Puncak II kembali masuk dalam agenda pembangunan oleh pemerintah pusat, agar saat terjadi bencana alam atau macet total terjadi di jalur tersebut, ada jalan alternatif untuk tetap sampai ke kawasan Puncak-Cipanas.

"Mungkin ini moment yang tepat pemerintah pusat mempertimbangkan kembali pembangunan Jalur Puncak II sebagai solusi ketika terjadi bencana alam di Jalur Puncak-Bogor. Saat ini yang terdampak semua pelaku usaha sampai warga biasa karena roda perekomoian tidak berjalan," kata Aldi (29) seorang pengusaha jasa.

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini