Bahaya Produk Pembersih pada Paru-Paru Setara dengan Merokok 20 Batang Sehari!

Widya Marchellin, Jurnalis · Senin 19 Februari 2018 18:34 WIB
https: img.okezone.com content 2018 02 19 481 1861534 bahaya-produk-pembersih-pada-paru-paru-setara-dengan-merokok-20-batang-sehari-pxpsLtuQn4.jpg Produk pembersih (Foto: Bustle)

BANYAK yang tidak menyadari kalau bahaya selalu mengintai disekitarnya. Salah satunya yaitu bagi Anda yang suka menggunakan produk pembersih di rumah. Terutama sekali para ibu rumah tangga.

Kenapa dikatakan begitu? Melansir Bustle, Senin (19/2/2018) wanita yang menggunakan produk pembersih mengalami kerusakan paru–paru lebih banyak daripada wanita yang tidak menggunakan.

Dalam studi yang dipublikasikan di Amerikan Thoracic Society, para peneliti di Universitas of Belgen di Norwegia, menganalisis data berfokus pada kesehatan 6.235 peserta selama 20 tahun, dimulai ketika mereka berusia sekitar 34 tahun. Periset sudah tahu bahwa paparan secara teratur terhadap produk pembersih dapat meningkatkan risiko asma atau masalah pernafasan lainnya dalam jangka pendek. Penulis studi senior Dr. Cecile Svanes mengatakan,

"Sementara efek jangka pendek dari pembersih bahan kimia pada asma yang menjadi semakin terdokumentasi dengan baik, kita kurang mengetahui dampak jangka panjangnya.”

"Kami khawatir bahan kimia tersebut, dengan terus – menerus digunakan menyebabkan sedikit kerusakan pada saluran napas dari hari ke hari, dari tahun ke tahun yang dapat mempercepat laju penurunan fungsi paru-paru seiring bertambahnya usia," tambahnya.

Para riset juga menemukan wanita yang rutin terkena produk pembersih mengalami penurunan fungsi paru-paru. Dan wanita yang bekerja secara profesional sebagai pembersih kehilangan fungsi paru–paru, ini sama dengan orang yang merokok sekira 20 batang sehari.

Para riset juga mengatakan bahwa pada awalnya mereka terkejut melihat betapa berbahayanya produk pembersih di paru-paru wanita. Mereka juga berspekulasi bahwa bahan kimia dalam produk pembersih mengiritasi selaput lendir rapuh yang melapisi paru-paru, yang dari waktu ke waktu menyebabkan kerusakan dan "remodeling" yang terus-menerus dari saluran udara.

"Pesan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah bahwa dalam jangka panjang bahan kimia pembersih sangat mungkin menyebabkan kerusakan yang cukup berarti pada paru-paru Anda.” kata Svanes.

Sekarang bagi Anda yang sering menggunakan produk pembersih di rumah atau di kantor, Anda dapat menggantinya dengan menggunakan kain basah.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini