Share

Golongan Darah Pengaruhi Kesehatan, Simak Cara Berolahraga dan Mengonsumsi Makanan yang Tepat

Tiara Putri, Jurnalis · Selasa 20 Februari 2018 04:46 WIB
https: img.okezone.com content 2018 02 19 481 1861747 golongan-darah-pengaruhi-kesehatan-simak-cara-berolahraga-dan-mengonsumsi-makanan-yang-tepat-dMJDXXBvu2.jpg Ilustrasi (Foto: Bigthink)

TAHUKAH Anda jika golongan darah ikut berperan dalam kesehatan seseorang? Alasannya karena pada golongan darah terdapat antigen yang mengatur kadar gula dan cara darah bekerja. Kondisi inilah yang memengaruhi risiko penyakit.

Menurut peneliti dari University Medical Centre Groningen, Belanda, orang dengan golongan darah A, B, atau AB memiliki kemungkinan 9% lebih tinggi untuk terkena serangan jantung dibandingkan dengan orang golongan O. Dijelaskan oleh Dr. Ellen Maxwell dari Melbourne Pathology salah satu penyebabnya dipengaruhi oleh cara antigen yang menyebabkan darah menggumpal. Orang dengan golongan darah O memiliki darah yang kurang lengket.

 (Baca Juga: Calon Donor Mata Baru 14.617 Orang, Jumlahnya Masih Jauh dari Harapan)

Darah yang lengket juga menyebabkan risiko stroke lebih tinggi pada golongan darah A, B, atau AB. Sedangkan pada pria, kondisi ini memungkinkan terjadinya disfungsi ereksi karena darah sulit menjangkau alat kelamin lebih efektif. Di sisi lain, antigen mungkin menyebabkan kondisi penyakit menjadi lebih parah.

Di sisi lain, orang bergolongan darah O lebih mungkin terkena infeksi streptokokus atau sakit tenggorokan dan infeksi darah yang serius. Hal itu dikarenakan bakteri lebih mungkin menempel ke sel darah. Selain itu, orang bergolongan darah O bisa lebih mudah mengalami infeksi perut karena lebih mudah tertular bakteri H. pylori dan menangkap virus norovirus.

Ada juga beberapa penelitian yang mengaitkan golongan darah dengan kesuburan. Sebuah penelitian dari Italia mengungkapkan jika perempuan dengan golongan darah B memiliki kesempatan lebih baik untuk hamil. Sedangkan menurut penelitian di Yale University perempuan dengan golongan darah O berisiko lebih tinggi memiliki kualitas telur yang rendah.

  (Baca Juga: Mengerikan, Pornografi Terbukti Rusak Lima Bagian Otak)

Walau begitu, bukan berarti kondisi tersebut mutlak terjadi. Kondisi kesehatan masih bisa diubah karena dipengaruhi oleh makanan yang dikonsumsi dan olahraga yang dilakukan. Hal itu lantaran masing-masing golongan darah melepaskan sejumlah bahan kimia seperti kortisol atau adrenalin yang berbeda saat berolahraga dan memengaruhi penyimpanan lemak.

Selain itu, bila seseorang mengonsumsi makanan yang tidak sesuai dengan golongan darah maka dapat memicu peradangan yang terkait dengan penambahan berat badan, peningkatan asam lambung, dan kemampuan mencerna makanan.

Melansir News, Selasa (20/2/2018), inilah aturan konsumsi makanan dan olahraga sesuai golongan darah.

Golongan darah A

Orang dengan golongan darah ini memiliki kadar kortisol yang tinggi sehingga dirinya harus melakukan latihan yang menenangkan seperti hiking atau berenang. Diet terbaik yang disarankan adalah diet vegetarian.

Golongan darah B

Orang dengan golongan darah B memerlukan campuran latihan yang intens dan lebih banyak meditasi. Untuk makanan, mereka disarankan mengonsumsi banyak daging selain ayam, susu, dan sayuran hijau.

Golongan darah AB

Orang dengan golongan darah AB harus memiliki rencana latihan yang seimbang. Makanan yang paling baik dikonsumsi adalah tinggi ikan dan makanan laut serta makanan yang lebih kecil.

Golongan darah O

Orang dengan golongan darah O harus melakukan latihan yang lebih kuat dan meningkatkan asam lambung. Untuk diet disarankan lebih banyak mengonsumsi daging.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini