Share

Waspada Kanker pada Anak, Kenali Gejalanya Sejak Dini

Koran SINDO, Jurnalis · Senin 19 Februari 2018 23:10 WIB
https: img.okezone.com content 2018 02 19 481 1861813 waspada-kanker-pada-anak-kenali-gejalanya-sejak-dini-SNrQUBHPnm.jpg

RISET Kesehatan Dasar 2013 (Riskesdas) oleh Kementerian Kesehatan menemukan bahwa prevalensi kanker di Indonesia mencapai 1,4 persen atau diperkirakan sekira 347.792 kasus.

Data Kementerian Kesehatan juga menemukan bahwa prevalensi kanker pada anak-anak adalah 2% dari semua kejadian kanker, tetapi merupakan penyebab kematian kedua pada anakanak berusia antara 5-14 tahun.

Sementara itu, Yayasan Kanker Anak Indonesia (YKAI) menemukan bahwa prevalensi anak-anak dengan kanker meningkat 7% setiap tahunnya. Leukemia adalah kanker yang paling umum pada anak-anak, diikuti retinoblastoma, osteosarcoma, neuroblastoma, dan maligna limfoma.

Kementerian Kesehatan melalui Direktorat Pengawasan dan Pengendalian Penyakit Non-Komunal telah menyosialisasikan dan mendidik tentang deteksi dini melalui ruang publik dan ruang pendidikan, seperti anak-anak prasekolah dan taman kanak-kanak, serta fasilitas kesehatan masyarakat dan bidan.

“Kanker pada orang dewasa bisa dikaitkan dengan gaya hidup tidak sehat, seperti merokok atau kurang berolahraga. Ini adalah faktor yang dapat dicegah. Namun, gaya hidup bukanlah faktor pemicu kanker pada anak sehingga jauh lebih sulit dicegah,” kata ahli onkologi dari Mochtar Riady Comprehensive Cancer Center (MRCCC) Siloam Hospitals Semanggi, Prof Dr dr Moeslichan SpA (K).

Dia menjelaskan, penting untuk deteksi dini karena kanker pada anak sulit dicegah, bahkan gejalanya tidak mudah dikenali. Orang tua juga harus sadar bahwa mereka memiliki peran penting dalam deteksi dini secara berkala.

“Penting bagi orang tua untuk tahu apa yang harus diperhatikan dengan sering-sering memeriksa keadaan seluruh tubuh anak, misalnya apakah ada benjolan. Ini bisa dilakukan dengan meraba saat memandikan anak,” ujar Prof Moeslichan.

(Baca Juga: Waspadai, Kanker Bola Mata Hanya Dialami Anak Balita)

Menurutnya, orangtua harus hati-hati apabila anak sering panas dan pucat, ada bintik-bintik pada kulit ataupun pendarahan pada kulit. Waspadai juga nyeri tulang, anak-anak belum bisa mengomunikasikan sakit ini sehingga dapat dipantau dari berkurangnya aktivitas fisik dari yang biasa mereka lakukan.

(Baca Juga: Kuat dan Tegar! 5 Kisah Anak Pemberani Pengidap Kanker Paling Mengharukan)

Hal ini selaras dengan data Komite Penanggulangan Kanker Nasional yang menyatakan bahwa kanker membunuh lebih banyak daripada AIDS, malaria dan TBC. Tingkat kematiannya bahkan setara dengan gabungan ketiga penyakit tersebut.

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini