nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hari Bahasa Ibu Internasional, Brandon Salim Kesulitan Belajar Bahasa Jawa

Vessy Frizona, Jurnalis · Rabu 21 Februari 2018 15:09 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 02 21 196 1862621 hari-bahasa-ibu-internasional-brandon-salim-kesulitan-belajar-bahasa-jawa-pwg2QKBO5M.jpg Brandon Salim (Foto: Vessy/Okezone)

TEPAT 21 Februari 2018 diperingati sebagai Hari Bahasa Ibu Internasional. Dalam lingkup nasional, bahasa ibu konteksnya adalah bahasa daerah. Bahasa yang berasal dari berbagai provinsi di Indonesia.

Bahasa Ibu Sedunia telah ditetapkan oleh badan PBB, UNESCO, pada 17 November 1999. Tujuanya untuk mengenalkan bahasa yang pertama kepada anak untuk berkomunikasi agar bahasa setiap orang mengenal bahasa daerah asalnya.

Indonesia memiliki berbagai suku, adat, budaya, dan bahasa yang beragam. Dikutip dari berbagai sumber, berdasarkan data BPS 2010, jumlah bahasa daerah yang ada di Indonesia adalah sebanyak 11211 bahasa dari 34 provinsi.

 BACA JUGA:

Sisi Lain di Balik Video Viral Bu Dendy dan Pelakor

Salah satu bahasa daerah yang sering dipakai dalam bahasa sehari-hari adalah bahasa Jawa, sebab banyak tokoh-tokoh penting yang memakai bahasa Jawa dalam berkomunikasi sehari-hari. Bahasa Jawa sendiri dibagi dalam tiga wilayah, yaitu Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Itu pun masih dipecah lagi karena setiap wilayah memiliki beberapa bahasa yang berbeda.

Membahas soal bahasa Jawa, baru-baru ini, Brandon Salim terlibat syuting film yang mengharuskannya berdialek dalam bahasa Jawa. Putra dari aktor senior Ferry Salim ini pun mengaku kesulitan mempelajarinya.

"Bahasa Jawanya yang pasti bukan Jawa Barat karena itukan Sunda. Saya masih bisa mengerti dan biasa mendengar. Tapi ini di film bahasa Jawa banget yang kental gitu," ungkap Brandon saat ditemui Okezone belum lama ini di Jakarta.

Pria berwajah oriental ini mengaku cukup menguras otak untuk mempelajari bahasa Jawa. Apalagi kata-katanya memiliki arti jauh dari penyebutan dalam bahasa Indonesia.

"Misalnya, 'ayo turu', itukan sulit ditebak ya artinya apa. Jauh banget sama bahasa Indonesia yang artinya 'ayo tidur'. Pokoknya nguras otak banget deh memahami arti bahasa yang ada di naskah reading. Udah susah paham, pengucapannya juga susah," sambungnya.

Untuk balajar bahasa Jawa dan mengucapkan dialeknya, Brandon mengaku banyak dibantu oleh crew dan teman-teman di lokasi syuting yang rata-rata berasal dari kota Malang Jawa Timur. Ia pun sampai tidak tidur agar mahir berakting dalam bahasa Jawa.

BACA JUGA:

5 Cara Melabrak Pelakor Paling 'Ganas' di Media Sosial, Nomor 4 Paling Berani!

"Udah dipelajarin artinya, nanti pas Take lupa lagi, jadi saya bertanya lagi artinya dan pelafalannya. Untungnya teman-teman banyak yang dari Malang, jadi mereka bantu. Bahasa Jawa itu susah, saya belajar script full bahasa Jawa, tapi sekarang sudah lupa lagi," tukasnya.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini