nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pengunjung Pantai Corat-coret Tubuh Paus Mati dan Selfie, Netizen Geram

Annisa Aprilia, Jurnalis · Rabu 21 Februari 2018 15:45 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 02 21 406 1862643 pengunjung-pantai-corat-coret-tubuh-paus-mati-dan-selfie-netizen-geram-fCXiAgRdxg.jpg Bangkai paus di pantai di Chili (Foto: Dailymail)

SUNGGUH disayangkan, pengunjung Pantai Punta Arenas, Chili, melakukan hal yang tidak sepantasnya pada bangkai paus yang terdampar. Bangkai paus bahkan diinjak-injak, dinaiki, hingga diduduki badannya oleh pengunjung yang datang.

Bukannya merasa bersalah, pengunjung yang tidak mengindahkan kelakukannya tersebut justru berpose dan ber-selfie bersama temannya. Padahal, bangkai paus membutuhkan bantuan manusia untuk ditangani dan dipindahkan dari tempat terdamparnya.

Melansir dari Daily Mail, Rabu (21/2/2018), paus berukuran besar tersebut menggemparkan penduduk sekitar bibir pantai Punta Arenas di wilayah Magallanes, Chili setelah ditemukan. Mirisnya, kelakuan pengunjung yang menaiki tubuh paus itu meninggalkan jejak-jejak sepatu di badannya. Bahkan, yang lebih parah seseorang sampai hati menuliskan ‘Ana, aku mencintaimu,” di salah satu sisi tubuh mamalia besar tersebut.

 (Baca Juga: Menghebohkan! Warganet Bikin Parodi "Bu Dendy Versi Low Budget")

Dari beberapa gambar yang disisipkan sumber, salah satu gambar menunjukkan dua orang pengunjung berpose dengan santai sambil tersenyum lebar. Keduanya menunjukkan lambang perdamaian lewat jari, sementara saat yang bersamaan mereka tengah menduduki binatang yang seharusnya diurus kasus kematiannya.

Mengetahui gambar-gambar tidak sepantasnya dilakukan oleh manusia pada paus mati ini, netizen pun geram dan menyerang orang-orang yang menurut mereka bertindak bodoh dan mengacau. Oleh karena itu juga, muncul banyak komentar netizen yang mencurahkan amarahnya, dua di antara komentar tersebut yaitu yang ditulis oleh Carmen Julia Gonzales Escanilla.

“Kami kehilangan rasa hormat dan empati hari ini,” katanya.

Ada pula Xieman Hernandez yang menambahkan, “Begitu bodoh, setiap hari kelakuan manusia lebih buruk. Bagaimana bisa orang-orang ini menulis di atas bangkai paus? Mereka tidak menghormati apapun!”

 

Paus pun akhirnya ditindak lanjuti keberadaannya dan diambil oleh pihak berwenang Chili. Kemudian, bangkai paus tersebut juga akan dicari penyebab kematiannya. Setelah diteliti, didapat dua kemungkinan sementara penyebab paus terdampar, pertama ada kemungkinan karena penyakit, yang kedua paus bisa saja mati setelah berbenturan dengan kapal, meskipun tidak menunjukkan tanda-tanda cedera secara fisik.

  (Baca Juga: 5 Cara Melabrak Pelakor Paling 'Ganas' di Media Sosial, Nomor 4 Paling Berani!)

Paus yang terdampar di bibir Pantai Punta Arenas, Chili, adalah jenis paus biru dan merupakan hewan terbesar yang pernah ada, maka tidaklah heran para peneliti tidak bisa menimbangnya karena begitu besar ukuran paus. Namun, dari kasus sebelumnya, paus terberat yang tercatat beratnya mencapai 190 metrik ton, tapi untuk kasus paus Pantai Punta ini hanya diketahui panjangnya saja sekira 20 meter.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini