nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penumpukan Sel Kulit Mati dari Tubuh Bisa Jadi Penyebab Komputer Lemot

Annisa Amalia Ikhsania, Jurnalis · Kamis 22 Februari 2018 13:34 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 02 22 194 1863095 penumpukan-sel-kulit-mati-dari-tubuh-bisa-jadi-penyebab-komputer-lemot-kKHCExvzen.jpg Ilustrasi (Foto: Allure)

SIAPA yang tidak kesal saat komputer atau laptop yang sedang digunakan tiba-tiba melambat alias lemot? Well, hal ini mungkin terjadi karena prosesor yang tak mumpuni atau ukuran RAM yang terlalu kecil. Bisa pula karena Anda terlalu banyak membuka aplikasi.

Tapi, tahukah Anda bahwa ada faktor lain yang bisa menyebabkan komputer atau laptop menjadi lemot? Salah satunya karena penumpukan debu dan sel-sel kulit mati yang merupakan kebiasaan jorok sang pengguna.

Ya, mengutip Allure, Kamis (22/2/2018), sebuah stasiun berita lokal di Florida, WFTS, mengadakan diskusi bersama Best Buy Geek Squad, jasa servis perlindungan dan perbaikan komputer, untuk mencari tahu alasan komputer atau laptop melambat saat digunakan.

Rupanya selain akibat dari kebiasaan mengunduh file berukuran besar dari internet dan juga kebanyakan membuka aplikasi, kebiasaan makan sembari bermain laptop juga menjadi salah satu penyebab laptop melambat. Remah biskuit atau makanan yang Anda santap seringkali terjatuh dan menumpuk di sela-sela keyboard.

(Baca Juga: Melamar dengan Alpukat, Cara Baru Melamar Pasangan)

Namun, tak hanya itu. Hal mencengangkan lainnya adalah adanya penumpukan serpihan kulit mati dari tubuh pengguna yang menumpuk di sela-sela keyboard. Hiiii...

"Penumpukan debu, makanan, dan sel kulit mati adalah penyebab komputer atau laptop Anda menjadi lambat," Adam Silkey kepada WFTS.

Lebih lanjut, debu dan sampah yang dimaksud Adam sebagian besar bersumber dari sel kulit mati. Secara tidak sadar, sel kulit mati bisa rontok dan masuk ke dalam kipas komputer melalui sela-sela keyboard laptop saat Anda mengetik.

(Baca Juga: Ahli Parfum Ungkap Bagian Tubuh Paling Tepat untuk Menyemprotkan Parfum)

Kipas sendiri berfungsi menjaga komputer agar tidak panas dan kecepatannya stabil. Penumpukan debu, sisa makanan, hingga sel kulit mati yang rontok ini bisa menghambat kipas untuk melakukan fungsinya.

"Kulit kita secara alami akan mengalami pengelupasan setiap waktu. Diperlukan waktu yang lama sampai sel-sel kulit mati itu menumpuk kemudian menyumbat kipas di dalam komputer," tutur Joshua Zeichner, direktur kosmetik dan penelitian klinis di Mount Sinai Hospital, New York City, Amerika Serikat.

Nah, sebagai solusinya, Adam menyarankan agar para pengguna komputer atau laptop harus lebih sering membersihkan keyboard. Anda bisa menggunakan duster atau compressed air can, yang bisa membersihkan debu-debu serta sampah dari dalam komputer.

Selain itu, tak ada salahnya sebelum menggunakan laptop untuk memastikan tangan dalam kondisi lembap. Anda bisa menggunakan handcream atau pelembap.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini