Orang yang Obesitas Ternyata Lebih Sehat jika...

Tiara Putri, Jurnalis · Jum'at 23 Februari 2018 21:04 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 02 23 481 1863935 orang-yang-obesitas-ternyata-lebih-sehat-jika-MfpKPY856t.jpg Ilustrasi (Foto: Nypost)

OBESITAS sering dikaitkan dengan faktor risiko yang lebih besar untuk terkena penyakit. Diabetes tipe 2, penyakit kardiovaskular, kanker, dan sebagainya lebih mudah dialami oleh orang yang berat badannya berlebih. Maka dari itu, dokter atau ahli kesehatan sering menyarankan agar seseorang menjaga berat badannya.

Cara untuk menjaga berat badan tetap normal adalah dengan diet seimbang dan berolahraga. Akan tetapi pada orang yang obesitas, diet dan olahraganya harus lebih dikontrol agar berat badannya menurun. Namun sepertinya anggapan itu harus mulai sedikit diubah.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh ahli di York University, Toronto mengatakan bila olahraga pada mereka yang obesitas jauh lebih penting daripada hanya untuk sekadar menurunkan berat badan. Berlatih secara rutin nyatanya dapat membuat orang-orang obesitas lebih sehat. Hasil ini didapatkan setelah peneliti mengumpulkan data dari 853 pasien dengan berbagai tingkat obesitas, dari yang ringan sampai yang parah.

Dari hasil penelitian terungkap bila pasien obesitas yang paling parah sekalipun namun tetap berolahraga memiliki tingkat tekanan darah, glukosa, dan trigliserida yang lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang tidak banyak berolahraga. Penelitian yang dipublikasikan di jurnal Obesity itu menyebutkan 41% pasien yang mengalami obesitas ringan dianggap bugar melalui tes treadmill. Peneliti menemukan bahwa tidak masalah seberapa gemuknya pasien, yang penting variabel metabolik mereka baik.

Ini adalah penelitian pertama yang menunjukkan bahwa tidak peduli seberapa gemuknya seseorang, kebugaran fisik dapat memberi efek positif pada kesehatan kardiovaskular. "Anda benar-benar harus melepaskan berat badan dari pentingnya kebugaran. Seseorang bisa menjadi bugar tanpa harus menurunkan berat badan, dengan berolahraga mereka tetap memiliki manfaat kesehatan," ungkap salah seorang peneliti, Kuk dalam sebuah pernyataan resmi seperti yang dikutip dari New York Post, Jumat (23/2/2018).

Dirinya menambahkan bahwa berolahraga 150 menit seminggu hanya bisa menurunkan berat badan sebanyak 1,5 kg. Namun hal itu dapat berimbas pada kesehatan jantung seseorang.

Sementara itu, menurut Dr. Sean Wharton orang yang rajin melatih kebugaran belum tentu terlihat bugar karena penampilan tubuhnya. "Penelitian ini memperkuat anggapan bahwa orang tidak perlu menurunkan berat badan untuk menjadi sehat," pungkasnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini