nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wanita Ini Memutuskan Berhenti Bercukur, Alasannya Bikin Salut

Annisa Aprilia, Jurnalis · Rabu 28 Februari 2018 09:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 02 28 194 1865766 wanita-ini-memutuskan-berhenti-bercukur-alasannya-bikin-salut-8Y1Y1Lgqwr.jpg Wanita Ini Berhenti Bercukur (Foto: Dailymail)

SEORANG wanita pada umumnya merasa wajib untuk rutin bercukur. Memangkas bulu-bulu di bagian tubuh tertentu, seperti ketiak seakan jadi ritual kewajiban. Namun, ada seorang wanita yang enggan mencukur bulu-bulu yang ada di tubuhnya selama setahun. Wanita tersebut berhenti bercukur karena ingin melepaskan tekanan masyarakat yang mengharuskan wanita untuk selalu nampak mulus tanpa bulu. 

Melansir dari Daily Mail, Rabu (28/2/2018), diketahui wanita itu bernama Sonia Cytrowska, yang berprofesi sebagai guru. Wanita asal Gdynia, Polandia tersebut, mulai merasa tidak nyaman dengan pisau dan alat cukur sejak usia 12 tahun. Ia merasa gambar-gambar alat cukur yang ada dalam majalah membuatnya tidak nyaman. Kemudian pada 2017 lalu, ia memilih sebuah keputusan besar, karena berhenti untuk mencukur selama-lamanya, membuang pisau atau alat cukur, dan tidak lagi mengulanginya. 

Beruntung, suami Sonia pun mendukung keputusan istrinya tersebut, meskipun butuh beberapa saat untuk beradaptasi dengan penampilan barunya. Sonia sekarang berharap agar setiap orang bisa menerima keadaan barunya yang tidak nampak mulus.  

 Sonia admits that her husband, Tobiasz, took a little while to appreciate her new look but he fully supports her campaign against making women feel like they should shave their bodies

Selain itu,  Sonia juga berharap agar foto-foto terbarunya yang ia abadikan di instagram bisa membantu orang mengubah standar cantik yang selama ini dianggap semakin cantik jika tanpa bulu. Ia pun menambahkan dirinya berhenti bercukur karena dia merasa lebih cantik dan sangat nyaman, terlebih juga ingin mengubah standar cantik yang telah ada. 

"Saya menerima banyak pesan dari wanita yang berada pada titik di mana saya berada satu tahun yang lalu. Saya berbicara dengan mereka, terkadang kami mengirim foto dan kami saling mendukung," ucap Sonia. 

Sebelum memutuskan untuk berhenti bercukur, Sonia mengatakan dia akan menghabiskan setidaknya tiga jam setiap minggu untuk mencoba menghilangkan bulu-bulu dari ketiak, pusar dan kakinya. Sonia mengakui suaminya,Tobiasz, sebelumnya mengalami kesulitan untuk beradaptasi dengan penampilan barunya, namun cinta mereka menaklukkan sehingga mempercepat adaptasi tersebut.

Tobiasz menjelaskan lebih mudah baginya beradaptasi dan menerima penampilan baru istrinya karena ada pesan postif yang disampaikan lewat akun media sosial. Sementara, Sonia yang mengaku sudah mulai bercukur sejak usia 12 tahun dan merasa dirinya lebih buruk dibandingkan gadis-gadis lain yang tidak memiliki bulu di tubuh mereka. 

Aksi Sonia dimulai lewat akun Instagram-nya karena dia merasa wanita lain harus merasakan apa yang dia lakukan dan ia yakin banyak pria juga akan menghargai penampilannya.

"Awalnya suami saya kaget karena dia mengenal saya selama delapan tahun dan saya selalu mencukur seluruh bulu di tubuh saya. Sebenarnya, dia lebih memilih penampilan bercukur tapi kami banyak bicara, saya jelaskan kepadanya bahwa sangat penting bagi saya, hidup dengan rambut alami dan dia memutuskan untuk menerima saya dan mendukung saya," imbuh Sonia. 

Menurut Sonia, wanita dengan bulu-bulu di tubuh dalam lingkungan masyarakatnya adalah hal tabu. Sonia pun mengakui, dia masih memiliki hari saat dia merasa tertekan karena orang lain melihatnya dengan cara tertentu, namun dia berharap melalui media sosial dia dapat menunjukkan wanita lain bahwa memiliki bulu di tubuh itu cantik. Dia juga berbagi sarannya dengan orang lain.

"Di rumah, dengan suami atau teman saya, saya merasa aman dan diterima. Saya dapat dengan mudah menunjukkan bulu-bulu tubuh saya," ungkap Sonia. 

Sonia pun mengungkapkan impian terbesarnya adalah melihat wanita yang mulus dengan wanita yang berbulu alami bisa saling menghargai tanpa membanding-bandingkan. Karena menurut Sonia, keduanya memiliki pilihan masing-masing untuk tubuh mereka sendiri. 

"Saya harap akun saya bisa menunjukkan kepada wanita lain bahwa bulu-bulu tubuh itu indah dan normal. Anda bisa menjadi wanita merdeka, bekerja di perusahaan besar, belajar, mengejar mimpimu, dicintai oleh suami dan tetap memiliki tubuh yang berbulu dan alami," tandasnya. 

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini