nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dampak Buruk Jika si Kecil Punya Mainan Terlalu Banyak

Vessy Frizona, Jurnalis · Kamis 01 Maret 2018 07:21 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 02 28 196 1866183 dampak-buruk-jika-si-kecil-punya-mainan-terlalu-banyak-AhMxKkDAxT.jpg Mainan anak (Foto: Review Express)

MAINAN bagi anak-anak adalah benda yang menyenangkan. Siapa anak-anak di dunia ini yang tidak suka mainan? Mungkin tidak ada.

Selain menjadi hiburan dan teman, mainan juga memiliki beragam manfaat yang dapat menstimulasi berbagai aspek kecerdasan si kecil. Saat bermain anak-anak belajar hal baru yang sebelumnya belum pernah mereka coba.

Tetapi, apa jadinya kalau anak-anak punya terlalu banyak mainan? Apakah mereka akan cepat pintar dan lebih cerdas?

Psikolog Anak, Ratih Ibrahim menjawab, "Tidak". Menurutnya mainan yang dimiliki anak-anak terlalu banyak justru dapat membuat si kecil tidak bisa bereksplorasi secara tuntas.

"Anak akan bingung memilih mainan yang akan mereka mainkan. Saat sudah bosan anak juga akan cepat beralih ke mainan yang lain, sehingga dia tidak melakukan eksplorasi pada suatu mainan sampai tuntas. Alhasil, manfaat dari mainan itu sendiri tidak didapat oleh anak," ungkap Ratih saat ditemui Okezone beberapa waktu lalu di Jakarta.

Ratih juga mengungkap, mainan yang diperoleh anak terlalu banyak harus diselidiki dulu asalnya dari mana dan apa tujuannya. "Orangtua membelikan mainan terlalu banyak kepada anak untuk apa, untuk dimainkan sampai selesai atau hanya untuk sogokan," tanyanya.

Ia menjelaskan kalau tujuan orang tua hanya untuk sogokan agar anak mau makan atau tidak rewel, maka hal tersebut salah. Kembali lagi, orangtua harus paham apa tujuan membelikan anak mainan. Sebab mainan bukan untuk sekadar punya-punyaan dan menyenangkan anak.

"Tujuannya tentu harus untuk menstimulasi kecerdasan. Misalnya anak belajar warna, angka, bentuk, mengenal nama-nama hewan, dan lain sebagainya. Kalau hanya banyak tetapi tidak ada gunanya itu salah," tegas Ratih.

Psikolog dari dua orang anak ini juga menambahkan bahwa semua mainan memiliki manfaat. Sekecil apa pun itu. Dan, mainan tidak harus yang dibeli dari toko mainan. Tetapi apa saja bisa jadi mainan, termasuk barang-barang sederhana yang ada di rumah. Orangtua harus kreatif menciptakan mainan dari benda apa saja.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini