Sering Mencium Anak di Bibir? Awas Kebiasaan Tersebut Bisa Berdampak Negatif

Tiara Putri, Jurnalis · Rabu 28 Februari 2018 21:06 WIB
https: img.okezone.com content 2018 02 28 481 1866097 sering-mencium-anak-di-bibir-awas-kebiasaan-tersebut-bisa-berdampak-negatif-ZzgVahsnaS.jpg Ilustrasi (Foto: Independent)

MENUNJUKKAN kasih sayang kepada anak perlu dilakukan oleh orangtua sedini mungkin. Alasannya karena perilaku tersebut dapat berdampak positif bagi perkembangan mental anak.

Salah satu cara yang sering dipilih oleh orangtua adalah dengan mencium anak mereka. Entah itu di kening, pipi, maupun bibir.

Akan tetapi, baru-baru ini seorang dokter gigi menyarankan agar orangtua menahan diri untuk tidak mencium bibir anak-anak mereka karena membawa dampak negatif bagi kesehatan anak. Mengapa demikian? Melansir Independent, Rabu (28/2/2018), kontak bibir dapat menyebarkan infeksi pada anak melalui saliva atau ludah.

 (Baca Juga: Seperti Tina Toon, 2 Orang Ini Pernah Dilarang Masuk Restoran Karena Pakaian yang Dikenakan)

Tak menutup kemungkinan jika pada saat orangtua memberikan ciuman ludahnya tertinggal di bibir anak. Ludah tersebut kemudian bisa masuk ke mulut anak. Bisa jadi ludah mengandung bakteri. Guna mengantisipasi hal ini, orangtua disarankan untuk menggosok gigi terlebih dahulu sebelum mencium anaknya.

Cara itu lebih ditekankan pada orangtua yang masih memiliki bayi. Pasalnya gigi bayi sangat rentan terhadap infeksi karena mereka tidak memiliki kekuatan untuk menahan kerusakan akibat bakteri.

"Gigi bayi memiliki jenis enamel dan dentin yang berbeda dari gigi orang dewasa," jelas Dr Richard Marques dari Wimpole Street Dental di London.

  (Baca Juga: Unik! Pakar Tas ini Ceritakan Pengalaman Punya Hermes Aroma Jengkol)

Ditambahkan lebih lanjut dari Dr Richard jika email gigi pada bayi jauh lebih tipis dibanding orang dewasa sehingga gigi lebih mungkin mengalami pembusukan. Bakteri yang mungkin menyebar saat orangtua mencium anaknya adalah streptococcus mutans. Tak hanya membuat gigi busuk, bakteri tersebut dapat memengaruhi jaringan lunak dan gusi sebelum gigi bayi berkembang.

Sementara itu kontak mulut melalui ciuman bisa menularkan penyakit seperti pilek atau flu serta virus cold sores yang disebabkan oleh herpes simplex virus-1 (HSV-1). Untuk menghindari penyebaran penyakit, selain menggosok gigi, Dr Richard juga menyarankan agar orangtua tidak berbagi alat makan dengan anak dan meniup makanan. Orangtua juga bisa mengurangi asupan gula dan membawa anak mereka menjalani pemeriksaan dokter gigi reguler setiap enam bulan sekali.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini