5 Fakta Unik Olahan Sayap Ayam Mungkin Anda Belum Tahu

Grivy.com, Jurnalis · Kamis 01 Maret 2018 21:15 WIB
https: img.okezone.com content 2018 03 01 298 1866666 5-fakta-unik-olahan-sayap-ayam-mungkin-anda-belum-tahu-SUBj372WYc.jpg Sayap ayam (Foto:Justtaste)

SAYAP ayam kerap disepelekan karena dagingnya yang tidak banyak. Padahal, jika diolah dengan tepat dan bumbu khas, cita rasanya tidak kalah enak dengan bagian tubuh ayam lainnya.

Chicken wings--atau yang mulanya disebut sebagai buffalo wings--merupakan menu makanan ringan yang populer bagi sebagian besar orang Amerika. Bentuknya yang kecil; cita rasa yang kayal hingga tekstur daging yang juicy menjadi beberapa kelebihan camilan yang kerap disantap sembari nongkrong bareng. Bahkan, terdapat tiga aturan menu chicken wings a la Amerika Serikat yang selama ini harus dipatuhi; di antaranya: tidak menggunakan tepung roti, selalu digoreng, dan saus yang harus menggunakan mentega dengan rasa pedas.

Seiring berjalannya waktu, chicken wings tidak hanya digemari di negara asalnya saja. Sebagai informasi, berikut adalah lima fakta unik chicken wings yang dapat Anda ketahui.

BACA JUGA:

Sepulang Kerja Enaknya Jajan Kebab, Ini 5 yang Enak di Jakarta

1. Resep Berbeda di Setiap Daerah

(Cookingmaniac)

Setiap daerah memiliki caranya tersendiri mengolah bahan sayap ayam menjadi camilan yang lezat. Di Peru misalnya; menu sayap ayam biasa diberi bumbu perasan jeruk nipis, daun salam, cabai merah bubuk, bawang putih, jinten, paprika, sauvignon blanc, serta minyak zaitun. Nah, tidak seperti di Amerika Serikat--sayap ayam di Peru juga tidak digoreng. Melainkan dipanggang di atas arang, lalu ditaburi tangkai thyme segar, garam laut, dan lada hitam.

Sementara itu, di Korea Selatan, chicken wings selalu dibanjur saus gojujang. Ini merupakan kombinasi pasta cabai khas korea, soy sauce, bawang putih, jahe, minyak wijen, cuka beras pedas, dan madu manis. Sebelum dimasak, sayap ayam akan terlebih dulu dicelupkan dalam larutan tepung, tepung jagung, dan air--lalu digoreng sebanyak dua kali dalam minyak panas.

2. Ragam Versi Asal-usul

(Carnaldish)

Setidaknya, ada beragam versi sejarah dari chicken wings (atau buffalo chicken wings). Versi populer menyebutkan, camilan ini dibuat pertama kali tahun 1964 oleh Teresa Belissimo di Anchor Bar, Buffalo, New York. Mulanya, ia membuat makanna ini lantaran terpepet, terlebih karena sang anak membawa temannya ke rumah secara mendadak.

Versi kedua, Teresa membuat menu ini lantaran didorong oleh sang anak yang melihat para tamu bar memborong banyak minuman. Si anak ingin, ibunya membuatkan sesuatu yang istimewa untuk menjamu para tamu. Adapun versi lain mengungkapkan, pada suatu hari ada pesanan ayam yang datang. Nah, lantaran yang tersisa hanyalah sayap; suami Teresa memintanya mengolah bahan yang ada menjadi makanan yang enak disantap.

3. Donat Rasa Chicken Wings

(Notey) 

Nah, jika Anda biasa menyantap donat dengan topping manis, kini ada topping gurih khas chicken wings. Adapun menu ini dipopulerkan pertama kali oleh The Doughnut Project--sebuah kedai makanan di New York yang menjual beragam donat. Nah, menu baru yang diberi nama Chicken Wings Doughnut ini hadir dengan rasa khas yang pedas, taburan, kulit ayam goreng crispy, serta potongan keju yang nikmat.

 BACA JUGA:

Kopi Mentega, Rahasia Minuman Sehat ala Aktris Bollywood Tamannah Bhatias

4. Latte Rasa Saus Chicken Wings

 (Chicagotribune)

Sedikit unik dari donat, gerai kopi Tim Hortons di Buffalo New York menciptakan menu baru; yang menggabungkan rasa hot chicken wings dengan latte. Adapun menu Buffalo Latte ini terbuat dari espresso, susu hangat, moka, dan perasa saus Buffalo yang sedikit asam. Sebagai pelengkap, tidak lupa ditambahkan topping whipped cream latte bertabur bumbu Buffalo.

5. Ada Pria yang Makan 2011 Chicken Wings di Tahun 2011

(Edwinpendong)


Seorang pria asal New York bernama Ryan Hohman rupanya berhasil mewujudkan resolusi unik di tahun 2011. Memulainya sejak tanggal 1 Januari 2011, Ryan sukses menyelesaikan misinya tanggal 20 Desember 2011; dengan memakan 2.011 buah chicken wings!

Kabarnya, untuk menepati “janjinya”, ia menetapkan strategi makan 60% menu chicken wings setiap harinya. Sebagai gambaran, di hari kerja ia akan makan 15 hingga 20 buah sayap ayam; sementara di akhir pekan--ia mencari tempat makan baru untuk membeli 30 buah chicken wings.  

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini