nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Seorang Anak Hidup Bersama Mayat Ibunya Selama 30 Tahun di Apartemen

Annisa Aprilia, Jurnalis · Jum'at 02 Maret 2018 06:45 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 03 02 196 1866830 seorang-anak-hidup-bersama-mayat-ibunya-selama-30-tahun-di-apartemen-Z9RjLvgeiM.jpg Mayat di Apartemen (Foto: Dailymail)

SEORANG wanita ditemukan hidup bersama mayat ibunya di sebuah apartemen di Ukraina. Entah apa alasannya ia tidak mengurus kematian ibunya, tapi diduga ia lumpuh dan sangat menyayangi ibunya, untuk itu ia terus hidup bersama ibunya, walau sudah meninggal dunia.

Melansir dari Daily Mail, Jumat (2/3/2018), polisi daerah setempat mengatakan wanita berusia 77 tahun itu telah hidup bersama almarhum ibunya selama setidaknya 30 tahun, dalam sebuah kamar apartemen yang dipenuhi sampah dan tumpukan surat kabar tidak terbaca. Mayat sang ibu ditemukan terbaring di atas sofa dengan pakaian yang masih lengkap.

Police found the mummified body of a pensioner's mother on the sofa of her apartment in Ukraine

Dengan menggunakan pakaian berwarna putih, penutup kepala, kaus kaki hijau, dan sepatu berwarna biru mayat sang ibu tetap ditemani anak perempuannya yang juga tidak berdaya. Anak perempuannya selama ini hidup seorang diri di dalam apartemen dengan kakinya yang lumpuh dan tidak ada satu pun tetangga yang tahu.

Saat polisi menemukan keduanya, wanita tua itu juga ditemukan terbaring namun bukan di atas sofa yang sama, tapi di lantai di samping sofa dan sangat membutuhkan bantuan. Terlebih di kamar apartemen mereka tidak ada pasokan air, gas, dan listrik, maka bisa Anda bayangkan betapa gelap dan sulitnya hidup si putri sepeninggal ibunya.

“Untuk menyelamatkan hidup wanita berusia 77 tahun itu, petugas juga memanggil dinas penyelamat agar bisa membawanya dari apartemen,” ucap salah seorang polisi.

Polisi lainnya menceritakan kronologi penyelamatan ibu dan putrinya yang tinggal dalam apartemen penuh sampah tersebut. Menurut penuturan polisi, awalnya mereka mendapatkan sebuah laporan, kemudian setelah tiba di apartemen, mereka membuka satu kamar, lalu langsung menemukan satu ruangan yang diisi oleh seorang wanita yang terbaring di lantai dan di kelilingi sampah.

“Perempuan lumpuh itu tidak bisa berjalan dan sangat membutuhkan bantuan secepatnya, maka dipanggil lah ambulans untuknya,” tutur polisi.

Setelah memasuki ruang apartemen tempatnya tinggal selama ini, polisi menemukan mayat seorang perempuan. Bahkan, putri dari ibu yang telah meninggal itu kabarnya tidak bisa berkomunikasi dengan tetangganya dan tidak pernah membuka pintu apartemennya.

“Meskipun demikian, para tetangga tetap memberikan makanan untuknya dengan menaruh di ambang pintu. Tetangganya tidak ada yang menduga wanita itu hidup dengan mayat ibunya, sekarang mayat ibunya telah dipindahkan dan dikirim ke ahli forensik, sementara putrinya dirawat di rumah sakit,” jelas polisi.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini