nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Perhatikan Ini saat Mengajarkan Balita Bicara agar Punya Banyak Kosa Kata

Vessy Frizona, Jurnalis · Jum'at 02 Maret 2018 22:10 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 03 02 196 1867203 perhatikan-ini-saat-mengajarkan-balita-bicara-agar-punya-banyak-kosa-kata-xpZUXZsLBx.jpg Ilustrasi (Foto: Huffingtonpost)

DI tahap anak belajar bicara, mereka butuh bantuan orang dewasa yang membantu mereka menyebutkan setiap kata dengan benar dan mengembangkan kata-kata.

Bagi orangtua proaktif yang ingin mempercepat prosesnya, atau orangtua yang khawatir anak terlambat bicara, Kelly Lelonek selaku ahli patologi dan pakar komunikasi sosial anak-anak dari Amerika Serikat mengatakan, penting mengenali kebutuhan anak dan tidak mengintervensi mereka di tahap belajar bicara.

Melansir dari Huffpost, Jumat (2/3/2018), berikut 5 hal yang perlu diketahui orangtua ketika mengajarkan anak bicara.

Ketahui masa usia tahap bicara anak

Usia berapa anak bisa mengucap satu kata menjadi dua kata, tiga kata hingga satu kalimat? Kata Kelly, rata-rata anak mulai bisa menggabungkan kata-kata pada usia antara 18 hingga 24 bulan. Mereka mulai menggunakan kombinasi dua dan tiga kata, seperti "si kelinci" atau "wow, anjing besar". Pada usia 24 bulan rata-rata anak sudah bisa mengucap antara 50 dan 200 kata.

 (Baca Juga: Si Kecil Hanya Duduk di Stroller saat Jalan-Jalan di Mal, Ini Dampak Buruknya)

Waktu kelahiran

Apakah waktu lahir dapat memengaruhi cepat atau lambatnya anak mampu bicara? Kelly menjelaskan, bahkan cepat atau lambatnya anak tidak bergantung pada waktu lahir. Lebih cepat anak lahir, bukan berarti mereka lebih munguasai banyak kata. Lingkungan justru sangat memengaruhi kemampuan anak bicara.

Anak terlambat bicara

Jika pada usia antara 18 bulan dan dua tahun anak belum bisa bicara atau kemampuannya sangat kurang, Kelly menyarankan pendengaran anak harus diperiksa. Tertundanya kemampuan bicara anak bisa disebabkan oleh masalah pendengaran.

Bantu kesulitan anak

Orangtua harus memeriksa kosa kata apa yang belum bisa diucapkan anak. Seorang anak harus memiliki kata-kata 50 lebih sebelum mereka mulai menggabungkannya. Periksa apakah anak menguasai kata benda, kata kerja, kata sifat, kata positif, kata-kata negatif dan pertanyaan. Kemudian, gunakan strategi "ekspansi".

Ini adalah saat Anda mengucapkan kata-kata yang anak katakan, ulangi, lalu tambahkan kata yang hilang. Misalnya, anak itu mengatakan "Anjing" lalu ulangi kembali, "Anjing besar." Anda bisa melakukan ini berkali-kali dan menambahkan kata-kata yang berbeda setiap saat. Tujuannya adalah guna membantu anak mencapai tingkat kerumitan berikutnya.

  (Baca Juga: Pipis di dalam Lift, Remaja Pria Ini Langsung Kena Karmanya!)

Waktu ideal

Kelly menuturkan tidak ada waktu ideal kapan mengajarkan anak bicara. Ia menyebut saat mandi, makan, membaca buku atau bermain bisa dilakukan. "Sungguh, kapan saja sepanjang hari, bisa dilakukan," tukasnya.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini