nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bikin Ketagihan, Rasakan Sensasi Makan dengan Hidangan Gastronomi ala Chef Ragil

Pradita Ananda, Jurnalis · Sabtu 03 Maret 2018 07:07 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 03 03 194 1867385 bikin-ketagihan-rasakan-sensasi-makan-dengan-hidangan-gastronomi-ala-chef-ragil-mnALfwfZGB.JPG Chef Ragil (Foto: Pradita/Okezone)

DUNIA kuliner terus berkembang pesat dari waktu ke waktu, begitu juga dengan dunia kuliner di Tanah Air. Tren-tren baru seputar makanan berat, hingga kudapan kekinian yang Instagramable, terus bergulir setiap harinya selama beberapa waktu belakangan ini.

Salah satunya dengan kehadiran hidangan gastronomi. Hidangan gastronomi hadir seolah dengan imej sebagi sebuah hidangan yang eksklusif nan spesial. Di mana dari segi harga dan tempat, tidak semua orang mampu untuk mendapatkanya.

Di kota besar seperti Jakarta sendiri, hidangan gastronomi sudah cukup dikenal luas. Namun sebetulnya, sensasi apakah yang diberikan oleh hidangan gastronomi jika dibandingkan dengan sajian hidangan yang lain? Menjawab pertanyaan ini, Okezone pun bertanya kepada chef Ragil Imam Wibowo, selaku juru masak profesional sekaligus co-owner restoran Nusa Gastronomy.

“Secara umum, hidangan gastronomi ini pengalaman rasanya sih yang diberikan. Jadi biasanya, untuk orang-orang yang belum pernah mencoba hidangan gastronomi mereka itu tidak ada bayangan sama sekali, tapi begitu sudah nyobain satu kali sehabis itu jadi ketagihan,” ujar Ragil saat ditemui Okezone, Jumat, 2 Maret 2018 dalam acara konferensi pers ‘Ubud Food Festival-Generasi Inovasi’ di Nusa Gastronomy, Kemang, Jakarta Selatan.

Ragil memaparkan lebih jelas, kenapa orang-orang biasanya menjadi ketagihan setelah cicip hidangan gastronomi, karena memang hidangan gastronomi ini sendiri hadir dengan detail yang sedemikian rupa sengaja diciptakan.

“Kenapa jadi ketagihan? Karena makanan ini, mulai dari makanan yang awal sampai makanan akhir mau pulang itu semuanya hadir dengan diatur. Diatur teksturnya, rasanya, lalu juga bagaimana persentasinya, kemudian pengalaman rasanya di mulut itu diatur sedemikian rupa. Sehingga akhirnya inilah yang bisa memberikan sebuah pengalaman baru saat makan untuk orang-orang,” imbuh Ragil.

Sementara itu, untuk pasar dari hidangan gastronomi ini sendiri dirasakan Ragil memang telah mengalami perkembangan jika dibandingkan dengan beberapa tahun lalu, setidaknya seperti di kota besar seperti di Jakarta.

“Kita sih belum lama ya baru sekitar 1 1,5 tahun, sebelumnya pop up dining gitu ya baru sekitar tiga tahunan lah total. Tapi memang growing ya marketnya. Walau memang tidak secepat yang kasual, tapi memang growing sih. Anak-anak muda cari pengalaman baru soal makan, jadi misal contohnya seperti di Nusa sini, dibilang kebanyakan anak muda enggak juga, orang tua enggak juga, atau orang bule ya enggak juga. Lebih ke yang memang cinta makanan Indonesia, mau tahu soal makanan Indonesia, dan menghargai makanan Indonesia. Orang yang datang ke sini itu merasa full surprise melihat makanan Indonesia bisa di repackage beda dari tempat-tempat yang lain,” pungkasnya.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini