Shudu Gram, Model Virtual Berkulit Hitam Pertama di Dunia

Annisa Amalia Ikhsania, Jurnalis · Minggu 04 Maret 2018 17:34 WIB
https: img.okezone.com content 2018 03 04 194 1867730 shudu-gram-model-virtual-berkulit-hitam-pertama-di-dunia-75tBfSzKGs.jpg Shudu Gram (Foto: Journalpost)

SUPERMODEL berkulit hitam ini membuat banyak warganet di Instagram merasa takjub. Namun, banyak yang tertipu mengenai sosoknya, yang ternyata ia merupakan rekaan digital. Benarkah?

Model berkulit hitam ini bernama Shudu Gram dengan tinggi badan yang semampai. Belum lagi dengan paras wajahnya yang cantik. Shudu merupakan supermodel digital pertama di dunia. Wanita virtual ini 100 persen computer-generated image (CGI), yang diciptakan oleh fotografer Cameron-James Wilson.

"Aku belajar bagaimana membuat gambar 3D untuk grafis novel dan animasi. Kemudian, aku memiliki kesempatan untuk membuat seorang model sesuai yang aku inginkan. Jadi, aku membuat wanita paling cantik yang aku bisa," ujar Cameron-James, seperti dilansir Metro, Minggu (4/3/2018).

Shudu sendiri terinspirasi dari sosok boneka Barbie, Princess dari Afrika Selatan, dan seorang model Duckie Thot. Perawakannya tinggi, langsing, memiliki kulit gelap, dan penampilannya memukau. Shudu kian mencuri perhatian usai menggunakan lipstik dari lini kecantikan milik Rihanna, Fenty Beauty, dibagikan.

Meski awalnya tak tahu bahwa model tersebut adalah virtual, namun akhirnya para pengikut Shudu di Instagram pun menyadarinya. Menariknya, Shudu ikut berinteraksi dengan para pengikutnya seperti model nyata.

"Foto yang indah tapi ini palsu, dia tidak nyata, biarkan kita melihat model nyata sebelum yang satu ini," ujar salah seorang netizen.

Namun, nyatanya kreasi Cameron-James justru menimbulkan pro kontra di kalangan netizen di Twitter. Mereka mengaku kecewa dengan fotografer berkulit putih yang justru membuat model virtual berkulit hitam dan tidak memberi kesempatan kepada model nyata berkulit hitam sesungguhnya, yang justru dipekerjakan.

"Ini adalah problema. Dibandingkan bekerja dengan model nyata berkulit hitam, fotografer itu justru membuat model virtual. Apakah sulit untuk membayar model berkulit hitam?" ujar netizen bernama Moza.

"Seseorang membuat model berkulit hitam, ketika mereka seharusnya bisa mempekerjakan model kulit hitam sesungguhnya? Kamu dalam masalah besar," tambah netizen bernama Grace.

Atas berbagai komentar negatif yang menimpa dirinya, kreator Shudu pun angkat bicara. Menurutnya, ia tidak bermaksud untuk menggantikan peran model kulit hitam sesungguhnya.

"Shudu bukan untuk dipekerjakan, dia adalah muse dari hasil kreativitasku. Aku tidak mencoba untuk menggantikan peran model sesungguhnya," tuturnya.

Cameron-James juga menjelaskan bagaimana Shudu dibuat dan mengapa ia menciptakannya. Menurutnya, Shudu adalah sebuah ilustrasi.

"Seni 3D adalah sesuatu yang baru saya mulai setahun yang lalu dan Shudu adalah salah satu ciptaan pertamaku. Butuh banyak waktu dan banyak usaha untuk membuat gambar dengan Shudu dan itu 100 persen dikerjakan dengan penuh cinta," terangnya.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini