nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Uniknya Durian Ketapik, Si Kecil Mungil yang Menggemaskan

Arsan Mailanto, Jurnalis · Senin 05 Maret 2018 00:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 03 04 298 1867829 uniknya-durian-ketapik-si-kecil-mungil-yang-menggemaskan-PPp8v6jRqz.jpg (Foto: Arsan Mailanto/Okezone)

BERBICARA soal durian, ternyata ada jenis durian terbilang aneh bahkan unik. Durian ketapik namanya, berbeda dengan durian pada umumnya yang mana bentuk durian satu ini sangat kecil memiliki satu buah dan paling banyak tiga buah.

Jenis durian unik ini tidak mudah ditemukan di pasaran. Sebab, ukurannya relatif mungil menggemaskan, rasanya pun terbilang sama dengan durian ukuran normal, daging tebal dan bijinya yang kecil.

Durian ketapik ini Okezone temukan di Desa Air Mesu, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Bangka Belitung dalam ajang festival kontes durian lokal asli dari Desa Air Mesu.

Ketua Panitia Festival Kontes Durian Lokal Air Mesu, Masdi mengatakan durian ketapik ini asli dari Bangka, bentuknya beragam biasa bulat, lonjong, ada juga seperti bentuk mangga.

"Meski ukurannya kecil mungil, satu baris durian hanya memiliki satu buah rasanya manis legit, warna daging kuning dan tebal, bijinya relatif kecil," ujarnya ditemui Okezone di Desa Air Mesu, Bangka Tengah, Bangka Belitung. Sabtu.

Dia menjelaskan memang durian jenis satu ini sengaja di pajang di stand acara, supaya masyarakat mengetahuinya dan tertarik melihat serta mencobanya langsung. Karena memang diketahui durian sudah sejak lama ditasbihkan orang di Asia Tenggara sebagai Raja Buah (King of Fruit).

Masdi juga menyampaikan ajang festival kontes durian lokal asli khas Bangka Belitung ini ingin mengangkat produk durian lokal Air Mesu ke kancah lebih tinggi lagi khususnya nasional. Harapannya sehingga durian lokal bisa bersanding dengan durian-durian yang sudah punya nama atau bersertifikat.

"Kami warga Air Mesu berharap semoga dengan adanya kontes festival durian lokal dapat meningkatkan ekonomi daerah masyarakat juga. Karena memang warga di sini pekerjaannya perkebunan. Sehingga masyarakat desa kita memiliki pekerjaan sampingan dengan adanya kontes lomba durian," tuturnya.

Dia menginginkan acara kegiatan rutin diadakan setiap tahunnya. Insya Allah kegiatan ini rutin diadakan, yang jelas dibutuhkan peran serta pemerintah daerah khususnya Kabupaten Bangka Tengah.

"Tadi juga Bupati Bangka Tengah, Ibnu Saleh bersama pejabat anggota DPD RI, DPRD Bangka Tengah, dan instasi terkait juga datang menyaksikan acara kontes festival durian lokal Air Mesu dan melihat stand hasil olahan durian. Festival kontes ada dua kelas dilombakan yakni durian ukuran di atas satu kilogram, dan di bawah satu kilogram," urai Masdi.

Dirinya juga menceritakan kenapa digelar pada Maret, karena di bulan ini merupakan hasil panen durian. Terlebih pada saat panen ada ratusan varian jenis durian dari berbagai perkebunan yang ada di Desa Air Mesu ini.

(Baca Juga: 4 Fakta Buah Durian Belum Banyak Diketahui, Salah Satunya Tingkatkan Energi)