Gal Gadot Tampil Glamor Era 1920-an di Karpet Merah Oscars 2018

Annisa Amalia Ikhsania, Jurnalis · Senin 05 Maret 2018 11:00 WIB
https: img.okezone.com content 2018 03 05 194 1867934 gal-gadot-tampil-glamor-era-1920-an-di-karpet-merah-oscars-2018-c5QJFD9Wn0.jpg Gal Gadot tampil glamor di red carpet Oscar Awards 2018 (Foto: Dailymail)

DERETAN aktris dunia sudah melangkahkan kakinya di karpet merah ajang Academy Awards ke-90 atau Oscars 2018, Minggu 4 Maret 2018 waktu setempat atau Senin pagi waktu Indonesia. Diselenggarakan di Dolby Theater, Los Angeles, Amerika Serikat, salah satu selebriti yang tampak menunjukkan batang hidungnya adalah Gal Gadot.

Hadir dalam acara bergengsi, Gal Gadot memang tak pernah gagal mencuri atensi. Untuk gelaran Oscars 2018, Gal Gadot tampil glamor berbalut long dress yang berkilauan.

Gaun bertali spaghetti dengan model terbuka di bagian dada itu berasal dari koleksi rumah mode Givenchy. Aksen fringe pada bagian rok membuat pemeran Wonder Woman itu kian memukau. Gal seolah membawa kembali gaya glamor di era 1920-an.

Baca Juga: Mewahnya Panggung Oscar Awards 2018 Bertabur Jutaan Kristal Swarovski

Gal melengkapi penampilannya dengan kalung panjang dari Tiffany and Co.. Kalung tersebut berhiaskan batu berlian gelap bersiluet kotak.

Riasan wajahnya ditonjolkan pada lipstik berwarna merah marun. Sementara, tatanan rambutnya dibuat sleek.

Kala itu, aktris asal Israel itu hadir bersama sang suami, yakni Yaron Varsano. Meski film 'Wonder Woman' tidak masuk dalam nominasi di ajang bergengsi tersebut, Gal datang sebagai pembaca nominasi. Ia membacakan pemenang kategori penata rias dan rambut terbaik bersama aktor Armie Hammer.

Sementara itu, berbeda dengan ajang penghargaan bergengsi sebelumnya. Di Oscars 2018 para selebriti tidak dianjurkan untuk menggunakan busana berwarna gelap. Hal ini dikemukakan oleb penggagas kampanye Time's Up.

Baca Juga: Blogger Asal Inggris Daniel Howell Bocorkan Rahasia Cocktail yang Disajikan di Oscar 2018

Akan tetapi, mereka bisa menunjukkan dukungan terhadap gerakan solidaritas untuk melawan pelecehan seksual di industri film dengan cara yang lain. Demikian seperti dilansir Dailymail, Senin (5/3/2018).

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini