nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Botox Lip Flip, Tren Prosedur Pembesaran Bibir Teranyar

Annisa Amalia Ikhsania, Jurnalis · Selasa 06 Maret 2018 00:15 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 03 05 194 1868247 botox-lip-flip-tren-prosedur-pembesaran-bibir-teranyar-JqZBBrYzRh.jpg Botox lip flip, prosedur pembesaran bibir terbaru (Foto:Dailymail)

DALAM dua tahun terakhir, bibir penuh dan bervolume menjadi tren kecantikan yang cukup banyak diminati wanita. Sejak Kylie Jenner muncul dengan ‘bibir barunya’, para wanita berbondong-bondong ingin melakukan prosedur pembesaran bibir atau dikenal dengan lip injections.

Tak lagi menggunakan injeksi filler, kini muncul sebuah tren kecantikan pembesaran bibir di Australia bernama ‘Botox Lip Flip’. Mengutip Dailymail, Selasa (6/3/2018), Lip Flip merupakan prosedur kecantikan Botox yang ditujukan pada bagian otot-otot di area mulut sehingga memperjelas bentuk pembesaran bibir.

 BACA JUGA:

Perusahaan Asal Swiss Ubah Kantong Semen Jadi Tas hingga Celana Olahraga Stylish

“Bila digunakan sendiri atau dikombinasikan dengan injeksi filler, Botox bisa membuat bibir tampilan bibir halus alami sehingga memberi kesan penuh dan lebih seksi,” ujar Dara Liotta, seorang pakar bedah plastik dari New York, Amerika Serikat.

Injeksi filler dan Botox merupakan dua prosedur kecantikan yang berbeda. Injeksi filler memberi volume sehingga bibir tampak lebih lebar dan besar. Sementara, Botox seolah melemahkan otot-otot di area mulut atau dikenal dengan orbicularis oris, sehingga memberi kesan ilusi bibir lebih besar tanpa menambahkan volume.

“Hanya lapisan superfisial otot di sisi bibir atas dan bawah untuk melemaskan serabut otot dengan membalikkan bibir ke luar tanpa memengaruhi fungsi otot itu sendiri,” tambah Liotta.

Namun, ada beberapa kerugian penggunaan Botox sebagai pengganti pengisi pembesaran bibir. Menurut ahli bedah plastik, hal tersebut bisa membuat bibir menjadi tak bisa bergerak.

 BACA JUGA:

Hadir di After-Party Oscar 2018, Emma Watson Tampil Perdana dengan Tato Baru

“Hal yang sulit adalah bila Anda menggunakan terlalu banyak prosedur Botox, mulut Anda jadi tak bisa bergerak dengan benar. Memang terlihat sangat mulus, tapi, intinya, mulutmu tak bisa bergerak. Anda mungkin tak bisa mengisap sedotan,” ujar ahli bedah plastik asal Boston, Min S. Ahn.

Untuk menghindari hal tersebut bisa terjadi, Min menyarankan agar menggunakan lebih sedikit prosedur Botox. Prosedur ini membutuhkan waktu kurang dari satu menit, dan hanya boleh dilakukan oleh profesional bersertifikasi.

Prosedur kecantikan ini menghabiskan biaya sekira USD120 atau setara dengan Rp1.6 jutaan. Berbeda dengan injeksi filler yang bisa menghabiskan USD300-400 atau senilai Rp4.1 jutaan hingga Rp5.1 jutaan setiap prosedurnya.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini