Siapa Harus Bayar Tagihan Makan di Kencan Pertama? Ini Kata Peneliti

Annisa Amalia Ikhsania, Jurnalis · Selasa 06 Maret 2018 01:15 WIB
https: img.okezone.com content 2018 03 05 196 1868185 siapa-harus-bayar-tagihan-makan-di-kencan-pertama-ini-kata-peneliti-tcY47jjP9t.jpg Tagihan makan di kencan pertama (Foto:Ist)

KENCAN pertama dengan pria incaran bisa menjadi momen istimewa yang mendebarkan sekaligus membahagiakan. Ketika suasana sudah bisa terkontrol, calon pasangan bisa jadi kembali kikuk ketika tagihan makan datang. Lantas, siapa yang harus membayar?

Well, sebenarnya tidak ada aturan khusus yang menentukan siapa yang harus membayarnya. Namun, hal ini bisa menjadi masalah tersendiri, dan membuat suasana kencan menjadi kikuk.

Dalam survei tahun 2017, yang dilakukan Money and SurveyMonkey, 78 persen responden mengatakan, mereka percaya bahwa pria harus membayar kencan pertama. Meski wanita zaman sekarang tidak menolak untuk membayar tagihan makanan. Namun, tetap saja mereka lebih tertarik bila pria yang mau membayar semua tagihan di kencan pertama.

 BACA JUGA:

7 Zodiak yang Akan Banyak Uang di Maret 2018, Termasukkah Anda?

Sementara, menurut Alex Williamson, seorang pemimpin sebuah aplikasi kencan, mereka yang berinisiatif untuk kencan pertama adalah pihak yang seharusnya membayar tagihan kencan.

“Menurutku, orang yang mengajak untuk kencan pertama harus bertanggung jawab membayar tagihan makanan. Tapi untuk kasus lain, aku rasa masuk akal bagi kedua orang untuk menawarkan diri sebagai pihak yang membayar sebagian atau semua biaya kencan dan mendiskusikannya,” papar Alex Williamson, seperti dilansir HuffingtonPost, Selasa (6/3/2018).

Karena itu, Alex juga memperingatkan agar tidak memilih lokasi restoran atau kencan yang tak sesuai dengan bujet Anda. “Aku selalu memberitahu orang-orang bila kalian tidak nyaman membayar restoran, jangan merekomendasikannya sebagai lokasi kencan. Jika kalian memulai kencan, pilih tempat di mana kalian akan dengan senang hati menanggung biaya tagihan secara penuh,” paparnya.

Sementara, Talia Goldstein, seorang pendiri sekaligus CEO perusahaan perjodohan memilih pendekatan yang lebih tradisional kepada kliennya. “Kami mendorong pria untuk membayarnya. Mungkin terasa konyol, kuno, dan ketinggalan zaman di dunia yang penuh dengan wanita mandiri dan kuat, tapi taka da salahnya dengan sedikit tradisi. Maklum, ini bisa terasa sepihak, menakutkan, bahkan mungkin tidak adil,” kata Talia.

Ia melanjutkan, “Tak peduli semandiri apa pun wanita, tentu akan sangat menyenangkan bila ada orang yang memperhatikan kita. Selama wanita itu menerima apa adanya dan tidak berlebihan, pria mungkin akan merasa nyaman dengan ini,”

 BACA JUGA:

Dikecam Netizen, Ada Kisah Sedih di Balik Foto HUT Bayi Bertema Zombie

Bila kencan pertama berlanjut pada kencan-kencan berikutnya, kedua belah pihak bisa mendiskusikan siapa yang akan membayar tagihan makanan saat kencan. Atau hal tersebut bisa disesuaikan dengan kondisi keuangan pribadi dan pilihan yang disepakati bersama.

Talia juga menyarankan agar pihak wanita bisa membayar biaya bensin atau transportasi bila pihak lelaki bersikeras ingin membayar biaya makan malam saat kencan. Menurutnya, masalah ini bukan hanya sekadar masalah biaya. Namun, perihal isyarat untuk melakukan hal yang bijaksana.

“Penting untuk bersikap terbuka dan jujur. Dan, bila kalian merencanakan kencan lain, kalian bisa dengan jelas mengkomunikasikan tentang siapa yang akan membayar untuk kencan berikutnya,” tutup Alex.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini