nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kebiasaan Meisya Siregar Siapkan Sarapan untuk Keluarga

Annisa Aprilia, Jurnalis · Senin 05 Maret 2018 07:02 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 03 05 481 1867885 kebiasaan-meisya-siregar-siapkan-sarapan-untuk-keluarga-Gvavym1gJT.jpg Sarapan Pagi (Foto: Delish)

MEISYA Siregar merupakan artis sekaligus ibu dari tiga orang anak yang sadar pentingnya sarapan bagi keluarganya. Untuk menyiasati kebosanan saat sarapan yang itu-itu saja, Meisya mengakuĀ  perlu kreativitas dalam mengolah dan menyajikan sarapan untuk keluarga.

"Menyiapkan sarapan memang memerlukan kreativitas seorang ibu. Untuk itu, ibu harus banyak belajar dan memiliki referensi, agar ibu cukup terbantu," ungkapnya dalam sebuah acara di salah satu mal Jakarta, kemarin.

Sementara, Meisya pun mengungkapkan anak-anak memiliki kesukaan menu sarapan yang berbeda-beda. Misalnya saja anak pertamanya lebih menyukai sereal dan buah, anak keduanya menyukai roti dan telur, dan Bambang, anaknya yang ketiga kini lebih menyukai makanan yang bertekstur.

"Nah, kalau suami ku, ayahnya anak-anak beda lagi kesukaannya, karena lebih suka english breakfast kayak sandwich," tambahnya.

Lebih lanjut, wanita yang kini berambut sebahu itu pun juga menuturkan saat hari sekolah, ia harus lebih kerja keras ketika membangunkan anak-anak. Namun, untuk menu sarapan dirinya tetap menyiapkan sarapan yang sederhana.

"Hari sekolah bangunin anak-anak mesti pakai effort, tapi aku selalu mempersiapkan sarapan yang simpel. Karena menurut aku sarapan itu enggak perlu yang berat dan susah, tapi cukup simple asal gizinya terpenuhi," ucapnya.

Soal menyiapkan gaya sarapan suaminya, Meisya hanya perlu menyiapkan telur, sosis, dan roti. Selain itu, ia juga menambahkan buah seperti pepaya. Cukup mudah dan sederhana, sebab menurut Meisya kalau terlalu kekenyangan dipagi hari justru bisa membuat perut tidak nyaman.

"Mudah-mudahan bisa ditularkan ke seluruh keluarga Indonesia, karena sarapan banyak manfaatnya, bisa ngajarin anak disiplin, membangun bounding antara anak-anak dengan orangtua, suami dan istri, dan menjaga kesehatan keluarga," jelas Meisya.

Ia juga menceritakan pengalaman keluarganya yang melewatkan sarapan, alhasil jadwal rutinitas pagi menjadi kacau, terutama bagi anak-anak.

"Saya dan keluarga pernah punya pengalaman skip sarapan. Penyebabnya pagi-pagi suka ada drama sinetron, karena anak anak suka lelet mandi, susah bangun, akhirnya sarapan di mobil, atau sarapannya ga ke bawa," tuturnya.

Untuk itu, menurut Meisya orangtua harus bisa mendisiplinkan anak, sebisa mungkin tidak bangun pagi mendekati jam berangkat sekolah, jam 05.00 atau setengah enam sudah harus bangun atau siapkan dua jam sebelum sarapan. Luangkan waktu untuk duduk di meja makan dan sarapan sama-sama. Kalau waktunya banyak Meisya dan anak-anak malah bisa memasak sarapan bersama, seperti risoles, kroket, roti selai.

"Kalau saya telat bangun, biasanya buat sereal campur susu, karena saya termasuk orangtua yang enggak mau mempersulit diri sendiri dan enggak memaksakan bikin homemade, jadi situasi seperti apa disesuaikan. Pasti ada masa skip sarapan, tapi aku punya resolusi untuk tidak lagi melewatkan sarapan, karena banyak manfaat dan faedahnya, serta mudah-mudahan tidak lagi skip sarapan," tangkasnya.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini