Ibu 2 Anak Donorkan ASI untuk Pria yang Ingin Membentuk Tubuh

Tiara Putri, Jurnalis · Selasa 06 Maret 2018 07:19 WIB
https: img.okezone.com content 2018 03 05 481 1868269 ibu-2-anak-donorkan-asi-untuk-pria-yang-ingin-membentuk-tubuh-Wyv5zePYLs.jpeg ASI (Foto: Babychick)

DI zaman sekarang ini, banyak perempuan yang mendonorkan ASI-nya bagi perempuan lain yang memiliki masalah dengan menyusui. Sebagaimana diketahui, ASI adalah nutrisi terpenting untuk bayi yang baru lahir. Meski begitu, sebelum menerima atau menyalurkan donor ASI, wajib untuk dilakukan skrining agar tidak menimbulkan masalah pada bayi lain.

Namun ternyata, donor ASI tidak hanya diterima oleh bayi saja. Seorang perempuan dari Siprus juga mendonorkan ASI-nya kepada pria yang ingin membentuk tubuhnya. Tapi Rafaela Lamprou, nama perempuan tersebut, tidak mendonorkannya secara cuma-cuma. Ia mengenakan biaya sebesar 1 Euro atau sekira Rp 16 ribu untuk setiap satu ons.

Melansir Daily Mail, Selasa (6/3/2018), hal itu membuat Rafela berhasil meraup keuntungan sebesar £ 4.500 atau setara dengan Rp 85,7 juta untuk 500 liter ASI ke sejumlah pria asing. Dijelaskan oleh perempuan berusia 24 tahun itu, awalnya ia hanya menyumbangkan ASI-nya kepada perempuan lain yang tengah berjuang untuk memproduksi ASI untuk bayinya. Akan tetapi, lama kelamaan beberapa pria mendekatinya untuk menerima donor ASI.

 

“Saya melahirkan anak saya tujuh bulan yang lalu dan menghasilkan dua liter ASI setiap hari. Kondisi itu membuat lemari penyimpanan saya penuh sehingga saya memutuskan untuk memberikannya kepada ibu-ibu yang mengalami masalah menyusui. Saya suka melihat wajah ibu baru saat saya bisa membantu mereka,” ungkap Rafaela.

Lantaran keputusannya itu, beberapa pria mulai bertanya kepada ibu dua anak itu untuk mendapatkan ASI. “Pertanyaan dimulai dari seorang pria yang tertarik dengan body building. Dia bilang itu bagus untuk membangun massa otot. Saya tidak tahu apa yang mereka lakukan dengan ASI, tapi mereka bilang mengonsumsinya,” tambah Rafaela.

Pada awalnya, Rafaela memang merasa aneh memberikan ASI kepada pria yang menginginkannya, terutama pada pria yang terobsesi dengan makanan tersebut. Namun ia beranggapan selama mereka tidak memintanya untuk menunjukkan bagian tubuhnya, Rafaela tidak keberatan. Beruntung ia dan suaminya sama-sama memiliki pandangan terbuka sehingga tidak memiliki masalah terkait hal tersebut.

"Suami saya sangat mendukung, dia benar-benar keren mengenai hal ini. Dia bahagia selama saya juga bahagia. Saya juga tidak tahu sampai kapan saya bisa mendonorkan ASI ini,” pungkas Rafaela.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini