Mulai Bakso, Sate hingga Rendang Nabati, 168 Jenis Menu Siap Manjakan Lidah Vegan & Vegetarian

Vessy Frizona, Jurnalis · Selasa 06 Maret 2018 17:17 WIB
https: img.okezone.com content 2018 03 06 298 1868699 mulai-bakso-sate-hingga-rendang-nabati-168-jenis-menu-siap-manjakan-lidah-vegan-vegetarian-UP3HgRrp2S.jpg Menu vegetarian siap goyang lidah di Vegan Culinary Festival 2018 (Foto:Ilustrasi/9coach)

MENJADI sorang vegan atau vegetarian memang tidak mudah. Salah satu kendalanya adalah sulit menemukan restoran atau warung makan yang khusus menyediakan makanan yang berasal dari bahan nabati.

Indonesia sebagai negara pariwisata, dikenal dengan keindahan alam dan kekayaan hasil bumi. Maka seharusnya Indonesia menjadi tempat yang mudah untuk menemukan makanan yang tidak mengandung bahan hewani serta turununannya. Mengingat, para wisatawan yang berkunjung ke berbagai destinasi wisata sangat mungkin membutuhkan makanan vegan.

Hal itu diungkap oleh I Gde Pitana selaku Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata (Kemenpar) dalam jumpa pers Vegan Culinary Festival 2018. Ia menyampaikan, penyelenggaraan event ini guna memperkenalkan serta mempromosikan aneka makanan nusantara yang menjadi bagian penting dalam industri pariwisata, terutama dalam menarik wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia, khususnya komunitas masyarakat vegan dari seluruh dunia.

 BACA JUGA:

Wanita 100 Tahun Ini Klaim Bir dan Keripik Kentang Jadi Rahasia Panjang Umurnya

"Wisatawan dari komunitas vegetarian dan vegan di Indonesia dan mancanegara semakin banyak dan terus berkembang sehingga mendorong tumbuhnya rumah makan vegetarian dan vegan yang kini telah menjamur di berbagai kota dan daerah di Indonesia," kata I Gde Pitana di Gedung Sapta Pesona, kantor Kemenpar, Selasa (6/3/2018)

I Gde Pitana menjelaskan, dari laporan Indonesia Vegetarian Society (IVS), tercatat lebih dari 1000-an rumah makan vegetarian dan vegan, baik yang berskala besar (restoran) hingga warung kaki lima tersebar di 34 provinsi Indonesia. Bahkan banyak rumah makan yang non-vegetarian vegan kini juga menyediakan menu khusus vegetarian termasuk hotel-hotel, tempat wisata, maskapai penerbangan, rumah sakit, hingga kantin sekolah sehingga saat ini sudah cukup akomodatif bagi kaum vegetarian dan vegan.

 

"Kemenpar juga menginisiasi dan memberikan dukungan even vegetarian culinary festival yang setiap tahun digelar di Batam, dan mampu menarik banyak wisman cross border dari Singapura dan Malaysia," kata I Gde Pitana.

Sementara itu, Sekjen World Vegan Oraganizationn Susianto mengatakan, even Vegan Culinary Festival 2018 menjadi media untuk memperkenalkan kepada masyarakat tentang pola makan yang sehat terutama dari bahan makanan kacang-kacangan, sebagaimana yang dideklarasikan oleh Majelis Umum PBB Tahun 2016 sebagai Tahun Internasional Kacang-kacangan.

BACA JUGA:

Menyiapkan Bekal Makanan Sendiri Itu Tidak Mudah! Ini Buktinya!

Event ini sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang manfaat gizi kacang-kacangan sebagai bagian dari produksi pangan yang berkelanjutan dan bertujuan untuk mewujudkan ketahanan pangan dan gizi. "Melalui kegiatan festival vegan internasional ini, kami ingin memperkenalkan pola makan yang sehat dan mengampanyekan gaya hidup yang ramah lingkungan yakni beralih ke pangan nabati," kata Susianto.

Selama event berlangsung akan tersedia 168 jenis menu makan vegan internasional dan tradisional. Untuk makanan tradisonal tersedia gado-gado, ketoprak, pecel, lotek, dan lain sebagainya. Ada pula makanan yang pada dasarnya terbuat dari hewani, tetapi nanti dibuat menjadi vegan. Misalnya bakso vegan, sate vegan, rendang vegan, soto vegan, dan masih banyak lagi.

Rangkaian kegiatan Earth Day Vegan Festival & Forum 2018 akan berlangsung selama 3 hari sebagai rangkaian acara 'Earth Day Vegan Festival & Forum 2018'di Tribeca Central Park Mall, Jakarta Barat pada 23-25 Maret 2018.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini