nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Miris! Penyelam Inggris Temukan Banyak Sampah Plastik Mengambang di Perairan Nusa Penida

Annisa Aprilia, Jurnalis · Rabu 07 Maret 2018 16:33 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 03 07 406 1869204 miris-penyelam-inggris-temukan-banyak-sampah-plastik-mengambang-di-perairan-nusa-penida-qr4g9fi391.jpg Penyelam asal Inggris, Rich Horner menemukan sampah plastik di Nusa Penida (Foto: Youtube)

PULAU Dewata alias Bali memang selalu menarik untuk dikunjungi. Keindahan alamnya sudah tidak diragukan lagi oleh traveler mancanegara.

Namun, menjadi yang paling diidolakan ternyata semakin membuat Bali paling disorot ketika muncul sebuah keburukan. Belum lama ini Bali kembali jadi perbincangan di kalangan wisatawan dunia, karena ada sebuah video yang beredar menunjukkan betapa banyak sampah di perairannya hingga dasar laut.

 (Baca Juga: Miliki Komposisi Wajah 'Golden Ratio', Meghan Markle Kalahkan Kecantikan Kate Middleton)

Melansir dari laman Guardian, Rabu (7/3/2018), Rich Horner, seorang penyelam Inggris telah merekam gambar dirinya sedang berenang melalui lautan sampah plastik di lepas pantai resor wisata Indonesia di Bali. Dalam video singkat yang diposkan oleh Horner di akun media sosialnya dan di YouTube menunjukkan air laut dipenuhi dengan sampah plastik dan bungkus makanan berwarna kuning, dengan sesekali ikan berenang di antaranya.

Dari kejauhan sampah-sampah plastik itu nampak seperti ubur-ubur yang melayang-layang di dalam air, tapi setelah diamati ternyata sampah kantung plastik. Horner terus merekam kegiatan berenangnya di bawah sampah plastik yang mengambang di atas badannya, hingga ia berenang lebih dalam dan nampak seekor ikan pari di dasar laut, sampah masih saja terlihat.

 (Baca Juga: 7 Tempat Wisata Unggulan Pandeglang, dari Pantai hingga Habitat Hewan Langka)

Kegiatan berenang Horner tersebut dilakukan di Manta Point, Pulau Nusa Penida, Bali, sekira 20 kilometer dari pulau utama. Video yang sontak jadi perbincangan warga net ini, di unggah di Facebook pada 3 Maret 2018 lalu.

Horner menulis, “Kantung plastik, botol plastik, gelas plastik, ember plastik, sikat plastik, sedotan, keranjang, dan jenis sampah plastik lainnya, begitu banyak plastik!”

  (Baca Juga: Asyik, Ikan Duyung Terlihat Berenang di Perairan Kupang)

Menurut data Yayasan sungai, laut, danau, dan ekologi (ROLE) yang berbasis di Bali, Indonesia sendiri memproduksi sekira 130 ribu ton sampah plastik setiap hari. Perencanaan pemerintah yang buruk dan tingkat kesadaran yang rendah pada penduduk tentang limbah dan daur ulang, menjadikan Indonesia pencemar plastik terbesar kedua di dunia setelah China.

Masih dalam sumber yang sama, beberapa pekan lalu, ribuan orang di seluruh Bali ikut ambil bagian dalam pembersihan sampah massal, dalam usaha membersihkan sampah di pantai, sungai, dan hutan, serta agar masyarakat lebih sadar akan dampak berbahaya dari sampah.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini