Share

Terungkap Alasan Aneh Albert Einstein Memutuskan Jadi Vegetarian

Dimas Andhika Fikri, Okezone · Kamis 08 Maret 2018 20:03 WIB
https: img.okezone.com content 2018 03 08 298 1869865 terungkap-alasan-aneh-albert-einstein-memutuskan-jadi-vegetarian-0x29SLtLrq.jpg Albert Einstein (Foto: Dcnews)

BEBERAPA ahli berasumsi bahwa keputusan Albert Einstein untuk menjadi seorang vegetarian merupakan alasan dibalik kejeniusannya. Sebelum menghembuskan napas terakhir, fisakawan sekaligus filsuf sains itu memang telah lama dikabarkan menjadi vegetarian.

Bahkan, para vegan dan pemakan nabati lainnya sering menyebut nama Einstein untuk menggambarkan kehidupan seorang vegetarian vegetarian. Selama ini, Einstein memang telah dikenal sebagai ilmuwan besar yang berhasil memecahkan sejumlah rumus penting seperti persamaan massa dan energi, gerak brown, efek fotolistrik, dan masih banyak lagi.

Meski predikat vegetarian melekat pada namanya, namun tidak banyak yang belum mengetahui apa alasan pria kelahiran Jerman itu memutuskan untuk berhenti mengonsumsi daging. Menurut beberapa sumber, Einstein baru menjalani diet vegetarian beberapa tahun sebelum ia tutup usia, setelah terobosan-terobosan ilmiahnya tersebar di seluruh dunia.

Ada banyak catatan tentang kebiasaan Einstein dalam mengonsumsi daging, mulai dari usia belia hingga beranjak dewasa. Phillip Frank mencatat dalam otobiografinya bahwa Einstein pernah mengambil hati anak sapi untuk diolah menjadi menu makan siang. Ia bahkan sempat mengoreksi teknik memasak yang dilakukan oleh Istri Frank yang menurutnya melenceng dari ilmu fisika,"Anda pasti tahu bahwa titik didih air terlalu rendanh untuk bisa menggoreng hati di dalamnya," ujar Einstein.

Sumber lain mengatakan, Einstein juga mendapatkan hadiah spesial pada ulang tahunnya berupa sekaleng kaviar yang diberikan oleh Maurice Solovine dan Conrad Habitch. Tanpa pikir panjang, ia segera melahap habis kaviar yang diberikan oleh kedua sahabatnya tanpa memperhatikan apa yang sedang ia makan.

"Demi Tuhan! Jadi itu kaviar yang sangat terkenal?," seru Einstein setelah menghabiskan hidangan mewah tersebut.

Seiring bertambahnya usia, penemu rumus E=mc2 itu diketahui menderita gangguan pencernaan kronis, mulai dari sakit maag hingga terserang penyakit kuning. Karena penyakitnya itu, dokter merekomendasikan Einstein untuk menerapkan pola makan seimbang antara daging dan karbohidrat.

Pada awalnya, Einstein setuju dan menjalankan rekomendasi dokter dengan baik. Namun ia menegaskan tidak akan berhenti mengonsumsi daging hanya karena alasan kesehatan.

"Saya selalu makan daging binatang dengan perasaan agak bersalah," tulis Einstein dalam sebuah surat. Ia sebetulnya setuju dengan prinsip dan visi yang diusung oleh para pelaku vegetarian, namun sayangnya ia tidak bisa mengikuti peraturan tersebut.

Setelah mengidap penyakit yang lebih serius, Einstein disarankan untuk tidak memasukkan daging lagi pada menu makanan sehari-harinya. Pada titik ini, ia sudah menginjak usia 70 taun.

Satu tahun sebelum kematiannya, ia menulis sebuah surat yang berbunyim "Saya hidup tanpa lemak, tanpa daging, tanpa ikan, tapi merasa cukup sehat dengan cara ini." Einstein bahkan juga berhentik mengonsumsi alkohol.

Tak lama setelah itu, pada April 1955, Einstein meninggal dunia karena mengidap abdonimal aortic aneurysm (pembengkakan di daerah aorta atau pembuluh arteri). Diet vegetarian Einstein tidak bisa menyembuhkannya dari pernyakit tersebut, meski mungkin ia mendapatkan waktu hidup yang lebih lama. Sampai detik ini tidak diketahui apakah makanan tanpa daging benar-benar lebih baik untuk kesehatan Anda. Bahkan Einstein pun tidak mengetahuinya! Demikian dilansir dari Thedailymeal, Kamis (8/3/2018).

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini