nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ini Alasan Duduk di Toilet Lebih Dianjurkan Daripada Berjongkok

Tiara Putri, Jurnalis · Kamis 08 Maret 2018 18:37 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 03 08 481 1869844 ini-alasan-duduk-di-toilet-lebih-dianjurkan-daripada-berjongkok-hKRHr0rc5p.jpg Ilustrasi (Foto: Leverage)

BANYAK orang yang enggan pergi ke toilet umum karena kebersihannya kurang terjaga. Ya, toilet umum bisa dikatakan sebagai salah satu sarang bakteri. Namun menahan keinginan untuk buang air kecil maupun buang air besar juga tidak baik.

Beberapa orang mungkin memilih untuk pergi ke toilet yang menyediakan WC jongkok dibanding WC duduk. Ada pula yang memilih untuk tetap berjongkok di WC duduk agar tidak terkena bakteri. Padahal cara tersebut tidaklah disarankan karena berbahaya. Di samping itu ternyata ada alasan mengapa seseorang tidak disarankan untuk berjongkok terutama saat buang air kecil.

Menurut profesor Carol Figuers, PT, EdD dari Duke University School of Medicine, saat seseorang tidak benar-benar duduk ketika buang air di toilet maka otot-otot tidak sepenuhnya rileks.

 (Baca Juga: Angka Harapan Hidup Penderita Limfoma Lebih Tinggi)

"Agar kandung kemih benar-benar kosong, otot dasar panggul harus dilepaskan. Saat Anda berjongkok di atas kursi, otot dasar panggul mungkin masih 30% atau 40% tegang. Ketika berdiri kembali, maka akan ada sedikit urin yang tertinggal di otot panggul karena tidak benar-benar rileks," jelas profesor Carol seperti yang dikutip dari Health, Kamis (8/3/2018).

Jika masih ada urin yang tersisa, urin tersebut bisa keluar secara tidak sengaja ketika melompat, batuk, tertawa, atau bersin. Selain itu, urin yang tertinggal juga bisa mengiritasi kandung kemih bagian dalam. Kondisi itu membuat seseorang merasakan dorongan untuk buang air kecil lebih sering padahal sebenarnya tidak benar-benar ingin.

  (Baca Juga: Hari Perempuan Internasional, Presiden Jokowi: Saatnya Perempuan Makin Aktif Berkarya)

Akan tetapi, tidak ada orang yang ingin duduk di WC kotor. Lantas bagaimana cara mengatasinya? Carol menyarankan agar membawa kertas duduk toilet ke mana saja. Cara itu terbilang cukup praktis karena bisa membantu terhindar dari bakteri di dudukan WC. Cara lain yang bisa dilakukan adalah mengelap dudukan dengan tisu atau lap lain sebelum diduduki.

Walau begitu, jika dorongan untuk buang air kecil sudah tidak bisa ditahan dan tidak ada waktu untuk membersihkan atau meletakkan kertas dudukan, tidak masalah jika terpaksa berjongkok.

“Namun ingat, jangan jadikan hal tersebut sebagai kebiasaan. Anda boleh melakukannya sesekali saja,” pungkas Carol.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini