Image

Menikmati Indahnya Matahari Jingga di Pantai Peipei Mentawai

Rus Akbar, Jurnalis · Jum'at 09 Maret 2018 13:35 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 03 09 406 1870189 menikmati-indahnya-matahari-jingga-di-pantai-peipei-mentawai-HjWLVbBbPw.jpg Pantai Peipei di Mentawai (Foto:Rusakbar)

WAKTU menunjukkan pukul 06.00 WIB. Lima orang laki-laki berdiri di Pelabuhan Peipei, Desa Pasakiat Taileleu, Kecamatan Siberut Barat Daya, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat sambil mengobrol. Sesekali pandangan mata menyorot  kondisi laut yang kadang mengerikan kalau datang musim badai di daerah yang berada di Siberut Barat Daya tersebut.

Kawasan Peipei ini merupakan lokasi akan masuknya Kawasan Ekonomi Khusus yang merupakan program pemerintahan Joko Widodo sebagai lokasi pariwisata dengan fasilitas lengkap. Dari tengah laut ada seorang ibu datang dengan sampan dayung berukuran empat meter menuju Pantai Peipei, kemudian lima orang berdiri tadi langsung mengejar ibu yang hendak berlabuh di pantai.

 BACA JUGA:

Bulan Depan, Arab Saudi Mulai Terima Turis Setelah 8 Tahun Dilarang

Ternyata seorang ibu yang kira-kira berusia 40 tahun itu baru pulang melaut memancing ikan, lima orang laki-laki tadi ternyata menunggu nelayan yang pulang melaut. Biasanya di sini umumnya ibu-ibu melaut untuk membantu keluarga memenuhi kebutuhan hidup.

Dari arah timur matahari sepertinya enggan menampakkan dirinya. Sementara di tengah laut yang berada di Teluk Peipei itu kembali seorang ibu berbeda dengan membawa sampan. Kali ini memakai mesin pompong sejenis mesin tempel dia berputar-putar sambil menarik pancing, sekali-kali dia dibawah bayangan matahari pagi yang berwarna jingga.

“Kondisi cuaca kini mendung biasanya kalau cerah matahari jelas tampak keluar dari balik laut itu, indah rasanya tapi kali awan menutupi matahari pagi ini,” terang Anjelo seorang guru yang ada di Peipei pada Okezone.

 

Matahari terbit sangat indah dinikmati dari pelabuhan kayu Peipei, dari sana akan jelas tampak dari teluk tersebut diapit tanjung Peipei dan Pulau Nyangnyang. Saat itu gelombang laut masih bersahabat untuk transportasi laut.

Ditambah dengan kondisi pantai yang berpasir putih dihiasi oleh pohon kelapa yang menjadi sumber ekonomi masyarakat setempat. Sementara panjang pantai di daerah tersebut ada sepanjang 7 kilometer yang meliuk-liuk diikuti barisan pohon kelapa.

 BACA JUGA:

Liburan ke Jepang dengan Budget Minim? Ini Triknya!

Wilayah Peipei memang terkenal memiliki ombak yang besar dan ganas karena letaknya berhadapan langsung dengan Samudera Hindia. Di balik keganasan ombaknya, Siberut Barat Daya merupakan daerah destinasi wisata kelas dunia yang banyak dikunjungi peselancar dunia seperti Australia, Amerika, Brazil, Jepang, Selandia Baru dan daerah lain sebab memiliki gulungan ombak yang bagus.

 

Lokasi selancar yang menjadi tujuan turis dikelola 16 resort yang tersebar dari Karamajat, Siloinak, Botik dan masih banyak yang lain. Tiap musim ombak besar di Mentawai yang dimulai pada April hingga Oktober, ratusan peselancar tiap minggu mengunjungi daerah ini. Ombak yang paling disenangi menurut istilah surfer yakni kandui right.

Selain titik ombak tersebut, ada juga beberapa pantai yang bisa dikunjungi jika sekadar berenang, menyelam, memancing dan berjemur seperti di Pantai Peipei dan Malilimok. Pantai di daerah ini sangat cantik karena memiliki pasir putih dan air yang jernih.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini