nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sariawan Muncul Lebih dari Satu Haruskah Pergi Ke Dokter?

Tiara Putri, Jurnalis · Jum'at 09 Maret 2018 21:16 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 03 09 481 1870532 sariawan-muncul-lebih-dari-satu-haruskah-pergi-ke-dokter-qszGP6x6jz.jpg Ilustrasi

RASANYA tidak ada orang yang ingin terkena sariawan. Bagaimana tidak, luka di mulut tersebut menyebabkan rasa nyeri yang mengganggu aktivitas seperti berbicara dan mengonsumsi makanan. Akan tetapi, tidak semua luka di mulut bisa dikategorikan sebagai sariawan.

Sariawan memiliki tanda khas yaitu seperti kawah, berbentuk oval atau bulat, pinggirannya berwarna merah karena menunjukkan ada peradangan, dasar luka berwarna putih kekuningan, dan timbulnya rasa nyeri. Menurut Ketua Ikatan Spesialis Penyakit Mulut Indonesia, Drg. Rahmi Amtha, MDS, Sp.PM, PhD, sariawan merupakan penyakit yang menyerang jaringan mukosa pada mulut dan bisa sembuh sendiri.

 (Baca Juga: Jenis Buah Lain yang Rentan Terpapar Bakteri Listeria)

“Sariawan adalah kondisi yang normal, hampir semua orang di dunia pernah mengalami sariawan paling tidak sekali seumur hidup,” tutur Drg. Rahmi saat ditemui dalam diskusi media “Infeksi Rongga Mulut (Sariawan) dan Rekomendasi Pengobatan yang Aman” yang diselenggarakan oleh Mundipharma, Jumat (9/3/2018) di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Dalam satu waktu, beberapa orang bisa saja mendapatkan lebih dari satu sariawan. Hal itu tentu membuat rasa nyeri semakin bertambah parah. Mungkin ada orang yang khawatir terkait kondisi tersebut dan merasa perlu konsultasi ke dokter untuk mendapatkan penanganan. Akan tetapi, dijelaskan oleh Drg. Rahmi bahwa sariawan memang bisa muncul lebih dari satu, tergantung dari faktor pemicunya.

“Bisa saja mulut bagian kiri kegigit, terus enggak lama yang kanan kegigit juga. Jadinya bisa muncul bersamaan dan itu merupakan bagian dari tanda,” tambah Drg. Rahmi.

Hingga saat ini, penyebab pasti dari sariawan memang tidak diketahui. Namun ada beberapa faktor pemicu yang menyebabkannya antara lain stres, trauma, hormonal, dan kebersihan mulut.

  (Baca Juga: Biar Sehat dan Bugar, 5 Makanan Ini Wajib Ada dalam Diet Harian Wanita)

Walau begitu, ada kondisi tertentu yang mengharuskan seseorang untuk berkonsultasi ke dokter bila mengalami sariawan yang tidak biasa. Contohnya luka tersebut tidak sembuh lebih dari dua minggu. Sebab idealnya sariawan akan sembuh dengan sendirinya dalam jangka waktu dua minggu.

Tanda lainnya adalah pinggiran mengeras dan menggulung, tidak ada faktor iritasi lain di sekitarnya seperti behel, terjadi berulang tanpa diketahui pemicunya, dan disertai dengan demam maupun keluhan pada kulit atau organ lain.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini