Titi DJ: Kurus Bukan Standar Cantik, Big Size is Beauty

Vessy Frizona, Jurnalis · Sabtu 10 Maret 2018 17:55 WIB
https: img.okezone.com content 2018 03 10 194 1870804 titi-dj-kurus-bukan-standar-cantik-big-size-is-beauty-Io97jvbRXH.jpg Titi Dj saat liburan (Foto: ti2dj/Instagram)

WANITA cantik selalu dideskripsikan dengan ciri-ciri bentuk tubuh kurus, pipi tirus, kulit putih, rambut lurus dan panjang tergerai. Kebalikan dari itu, wanita berarti tidak cantik.

Pakem-pakem itu rupanya sudah tertanam di kepala masyarakat dan dipakai sebagai standar kecantikan oleh banyak orang dari generasi ke generasi. Sehingga wanita yang tidak memiliki standar tersebut menjadi tersingkir dan tidak dianggap cantik.

Dampaknya, wanita-wanita yang bertubuh gemuk, berkulit gelap, rambut keriting, dan pipi cubby, menjadi tidak percaya diri dan berusaha mengubah diri mereka. Apalagi standar itu juga dipakai oleh industri permodelan dan dunia hiburan.

Sebagai selebriti yang bertubuh besar, Titi DJ pernah merasa tidak percaya diri dan sempat berusaha berkali-kali mengubah penampilan di beberapa bagian tubuhnya. Tetapi di usianya yang kini 52 tahun, pelantun lagu Ekspresi ini mengaku sudah menerima diri ada adanya dan percaya diri dengan tubuh yang ia miliki.

"Awalnya sempat terganggu dengan omongan orang tentang tubuh saya yang besar. Sering dibilang gemuk, makan melulu, berat badan naik, dan macam-macamlah. Itu bikin saya tidak percaya diri dan berusaha ingin membuat tubuh jadi kecil," ungkap Titi DJ saat ditemui di acara Beauty Indonesia Guru Grooming yang bekerjasama dengan MNC Channel di salah satu Mal di Jakarta Barat, Sabtu (10/3/2018).

Singkat cerita, usaha yang dilakukan Titi DJ tidak pernah membuatnya puas. Mantan istri Bucek Depp ini kemudian berpikir bahwa dirinya memang diciptakan Tuhan dengan ukuran besar. Sehingga ia memutuskan untuk menerima diri apa adanya.

"Dari kecil saya enggak pernah kurus kering, badan saya selalu semok. Sekurus-kurusnya saya, tetap selalu berisi dan enggak pernah pakai baju ukuran S. Saya juga keturunan Batak, yang kata orang rahangnya lebar, jadi pipi saya memang enggak akan bisa jadi tirus, dan tulang saya besar. Lama-lama saya enggak mau ikut aturan cantik yang dipakai orang-orang," celoteh Titi panjang-lebar.

Menurutnya cantik tidak harus kurus, putih, pipi turus, dan kulit putih. Semua wanita itu cantik dengan keunikan yang mereka punya. Titi pun berdamai dirinya dan menerima tubuhnya adalah anugerah Tuhan.

Ia mulai mengubah mindset tentang standar kecantikan dan fokus untuk hidup sehat. Menurutnya, yang penting dia bisa membawa diri tampil menarik.

"Pipi cubby, tubuh semok, bokong besar, ya itu saya. Saya juga keturunan punya payudara besar, itu salah satu yang harus disyukuri. Saya hanya perlu membuat diri tampil menarik. Saya menjalani hidup sehat. Perlu diingat, yang harus diterima adalah big size buka overweight. Kalau kelebihan itu yang haruz diperbaiki karena tidak sehat. Kurus bukan standar kecantikan," pungkasnya.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini