nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Lebih Dekat dengan Kampung Bugil yang Populer di Dunia, Mau Singgah?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Minggu 11 Maret 2018 18:30 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 03 11 406 1871068 lebih-dekat-dengan-kampung-bugil-yang-populer-di-dunia-mau-singgah-IhE8KZyBFd.jpg Desa bugil (Foto: Mirror)

APA yang ada di bayangan Anda jika mendengar orang telanjang? Hmm... Menarik bukan! Satu orang yang telanjang di depan umum saja tentunya sudah mengundang perhatian, apalagi satu kampung!

Tapi, coba Anda sedikit bertamasya ke London. Di sana ternyata masih ada kelompok masyarakat yang tidak menyukai pakaian. Alhasil, mereka semua telanjang bulat. Benar-benar bugil!

Dilansir dari Mirror, desa tersebut bernama Hertfordshire. Selidik punya selidik, masyarakat di desa ini merupakan nudist tertua di Inggris.

Ketika Anda sudah memutuskan untuk singgah di sini, maka jangan pernah lagi merasa aneh untuk pergi membeli makanan ringan dengan telanjang badan. Atau, Anda ketika di jalan melihat seorang pria sedang memotong rumput dengan tanpa busana. Aneh? Tentu tidak jika di desa ini.

Di lain sisi, sebuah desa bernama Spielplatz yang berarti taman bermain pun mengesahkan nudist bebas hidup di sini. Keputusan ini tidak main-main, karena harus menunggu ketuk palu selama 85 tahun.

 

Di desa ini, Anda juga sudah bisa melihat tetangga yang telanjang badan berjemur menghangatkan tubuh tanpa merasa bersalah tidak mengenakan baju. Atau tukang pos dan supir yang semuanya tidak berbaju!

Salah seorang warga menceritakan bahwa konsep nudist yang mereka amini bukan sesuatu yang salah dan bahkan itu hal yang biasa saja.

"Tidak ada perbedaan antara nudist dan orang-orang yang tinggal di jalanan," kata Iseult Richardson. "Kita semua hidup normal tapi cukup beruntung bisa tinggal di tempat yang luar biasa ini. Ini seperti perkebunan kecil bagi kami dan kami bisa menjadi siapa kami sebenarnya di sini," lanjut perempuan berusia 82 tahun itu.

Terkait dengan tukang pos bugil, Richardson pun menyatakan bahwa itu benar adanya. "Tukang pos dan pedagang sadar bahwa budaya di sini seperti itu dan mereka bisa menerimanya. Mereka tidak pernah tampak risih juga," tambahnya.

Sedikit informasi, desa ini didirikan oleh Iseult Charles Macaskie, yang membeli lahan seluas 12 hektar dengan harga beli pada 1929 sekitar £ 500 atau Rp 6,7 juta untuk seluruh tanah.

Berlanjut melancongnya lebih jauh ke dalam, ada Bricket Wood yang mana lokasinya beberapa mil di luar St. Albans dan merupakan rumah permanen bagi pemilik 34 bungalow kecil. Ada 24 rumah lain yang tersedia untuk disewakan kepada pengunjung musim panas di sana.

 

Bungalow bertingkat dua ini dilengkapi dengan fasilitas yang lengkap, termasuk listrik utama, air, dan pengolahan limbah.

Jantung desa di sini adalah club house-nya dimana penduduk berkumpul bersama untuk berpesta, sesi karaoke, turnamen kuis malam, dan kolam renang.

Perlu Anda ketahui, desa idaman dan berhutan lebat itu tidak begitu diminati. Tapi seperti yang akan dilihat pengguna media sosial, ada banyak masalah khususnya mengenai nudist ini. Sebab, pengembang properti mengharapkan mereka yang tinggal di sini bisa dengan mudah menyewa rumah dengan harga jutaan dolar!

Saat ini Spielplatz dijalankan sebagai klub dan siapa saja yang ingin membeli salah satu bungalow harus diperiksa oleh dewan direksi. Untuk menyewa satu bungalow, Anda harus menyediakan budget sekitar Rp 1,2 miliar.

Biasanya, mereka akan menjadi anggota paruh waktu setidaknya satu tahun, menurut Iseult. "Tempat-tempat itu bisa dibeli dan dijual seperti di tempat lain. Orang kadang-kadang pindah saat mereka pensiun dan pergi ke suatu tempat yang baru," paparnya.

Kisah lain datang dari Tina Yates. Wanita berusia 64 tahun itu menyatakan, tempat ini hanya sebuah komunitas kecil di mana semua orang dengan mudahnya mengenali satu per satu orang.

"Karena ini seperti kelompok, makanya kami sangat saling kenal satu dengan lainnya dan itu membuat kami semakin solid dan kompak dalam banyak hal," ungkapnya.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini