nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kisah Nurhayati Subakat, Pilih Urus Keluarga dengan Berdagang Produk Kecantikan dari Nol

Pradita Ananda, Jurnalis · Senin 12 Maret 2018 22:15 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 03 12 194 1871725 kisah-nurhayati-subakat-pilih-urus-keluarga-dengan-berdagang-produk-kecantikan-dari-nol-Xx8sn1Tqoi.jpg Nurhayati Subakat (Foto: Pradita/Okezone)

DI saat sudah dianugerahi anak dan dipercaya menjadi seorang ibu, sejatinya wanita pasti ingin fokus untuk bisa merawat, membesarkan, dan mendidik anak-anaknya. Bisa mencurahkan segala perhatian, waktu dan energi demi untuk tumbuh kembang anak.

Namun pada kenyataannya, fakta di kehidupan nyata berkata lain. Seorang wanita seringkali dituntut untuk jadi "superhuman" dengan dihadapkan pada situasi tidak hanya mampu berperan sebagai seorang ibu bagi anak-anaknya, namun juga menjadi sosok profesional di lingkungan pekerjaan sebagai wanita karier. Tidak dipungkiri bahwa menjalani dua peran, otomatis perhatian dan fokus seorang wanita yang menjadi Ibu yang bekerja pastilah terbagi dua.

(Baca Juga: Ibu Hamil yang Tertekan Akan Memengaruhi Kepribadian Anak)

Hal yang banyak dirasakan oleh wanita ini juga tidak luput dialami oleh Nurhayati Subakat, wanita yang kini sukses dikenal sebagai pendiri kerajaan bisnis produk kecantikan, PT Paragon Technology and Innovation yang membawahi lini-lini kecantikan ternama di negeri ini, seperti Wardah, Make Over, Emina, Putri dan IX.

Nurhayati menuturkan seperti kebanyakan wanita lainnya, ia juga adalah seorang wanita karier. Dari tahun 1979 hingga 1985 Nurhayati bekerja sebagai seorang QC (Quality Control) Manager di perusahaan haircare besar di Indonesia, Wella atau dengan kata lain posisinya saat itu sudah cukup mumpuni.

(Baca Juga: 5 Ciri-Ciri Ini Bantu Kenali Teman Anda Adalah Good Friend atau Toxic Friend)

Namun, setelah lima tahun bekerja, ia merasa dirinya belum maksimal dalam membagi waktu untuk lebih mengurus anak-anaknya. Hingga akhirnya Nurhayati memutuskan untuk keluar dari pekerjaannya yang menyita waktu dan memutuskan untuk membangun usaha sendiri.

"Saya waktu itu kan kerja di PT Wella, sudah jadi QC Manager dengan latar belakang pendidikan saya Farmasi IPB. Kantor waktu itu di Bogor dan rumah saya di Tangerang, lumayan jauh kan. Saya akhirnya milih mundur, dengan pertimbangan mau usaha agar pada dasarnya saya mau mengurus anak. Jadi waktu itu agar saya bisa lebih fleksibel, ujar Nurhayati kala ditemui secara khusus oleh Okezone belum lama ini di kantor pusat PT Paragon Technology and Innovation di bilangan Jakarta Selatan.

Selain berniat sungguh-sungguh untuk bisa lebih maksimal lagi dalam mengurus anak-anaknya. Protes yang datang dari anak-anak kepada dirinya, juga menjadi dasar mengapa akhirnya ia lebih memilih untuk 'berdagang' sendiri ketimbang menjadi pekerja kantoran.

"Anak-anak setiap kali saya berangkat pasti protes ‘kenapa sih ibu kerja, memang uang dari bapak kurang’. Seperti itulah yang dilontarkan anak-anak. Memang sih saya sih berusaha setiap hari selalu menyempatkan untuk memandikan anak-anak setiap pagi, lalu kasih makan dan antar anak-anak ke sekolah. Saya juga usahakan sekali sudah ada di rumah sebelum anak-anak pulang berkegiatan setiap harinya,” akunya.

(Baca Juga: Presiden Jokowi Ditolak Beli Burung, Lihat Meme-Meme Kocak Tentang Hewan Bersayap Itu)

Sampai akhirnya menyadari keinginan dirinya yang ingin mempunyai waktu lebih untuk anak-anak namun tetap dengan kondisi ia tidak hanya berdiam diri, tetapi tetap berkarya melakukan sesuatu. Dengan bekal banyak koneksi yang ia bangun selama bekerja menjadi QC Manager perusahaan produk perawatan rambut salon tersebut serta aset harta benda berupa mobil dan rumah, wanita kelahiran 27 Juli 1950 ini mantap menjadi pengusaha berbisnis di bidang produk kecantikan, dengan produk pertamanya yakni Putri, produk perawatan rambut khusus untuk salon hingga kini sukses membangun kerajaan bisnis dengan berekspansi melalui beberapa anak perusahaan.

"Modal yang saya punya kala itu enggak besar. Tapi saya sudah punya rumah dan mobil, itu kan aset ya. Nah koneksi yang saya punya, seperti para supplier inilah juga modal saya, mereka yang memberi kredit pada saya," pungkasnya.

Lalu bagaimana kisah perjalanan Nurhayati membangun kerajaan bisnis produk kecantikannya hingga sesukses dan sebesar sekarang? Nantikan kisah berikutnya hanya di Lifestyle Okezone.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini