nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jangan Salah, Ini Waktu yang Tepat untuk Keramas

Tiara Putri, Jurnalis · Selasa 13 Maret 2018 06:30 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 03 12 194 1871734 jangan-salah-ini-waktu-yang-tepat-untuk-keramas-IA0QQh1h0s.jpg Ilustrasi (Foto: Readersdigest)

KERAMAS adalah salah satu cara untuk menjaga kebersihan rambut. Ada orang yang senang mencuci rambutnya setiap hari, namun ada pula yang senang mencucinya sesekali saja. Hingga saat ini memang belum ada aturan yang jelas mengenai aturan pencucian rambut.

Menurut seorang ahli dermatologi, Dr Francesca Fusco, pertimbangan untuk keramas sebenarnya didasarkan pada jenis kulit dan rambut. Ia menyatakan jika keramas seminggu sekali sebenarnya sudah cukup untuk rambut. Namun untuk kulit rambut berminyak dan sering terkena produk penataan rambut, dirinya menyarankan untuk keramas lebih sering.

Lantas, bagaimana caranya untuk mengetahui waktu yang tepat untuk keramas? Dr Francesca menjelaskan bila kepala mengalami gatal yang tidak biasa, rambut mengeluarkan aroma yang tidak sedap, dan rambut sulit untuk diatur, itulah saatnya untuk keramas. “Kondisi tersebut bisa terjadi akibat penumpukan sel kulit mati berlebih dan ketombe. Jika ketombe memburuk dan kulit meradang, maka bisa berdampak buruk untuk folikel rambut,” tambahnya seperti yang dikutip dari InStyle, Selasa (12/3/2018).

Sementara itu, sekarang ini banyak orang yang mulai beralih ke sampo kering. Produk tersebut memungkinkan mereka untuk tetap keramas tanpa perlu membasahi rambut. Dr Francesca tidak menyarankan cara ini sama sekali karena bisa membuat rambut menjadi berketombe dan memperburuk kesehatan rambut.

Selain itu, cara tersebut juga tidak akan menghilangkan bakteri, ragi, dan sel kulit mati di rambut. Hal itu akan menyebabkan radang kulit kepala , minyak berlebih, dan folikulitis yaitu jerawat kecil di kulit kepala. “Sampo kering akan mencampur minyak di kulit kepala dengan sel kulit mati sehingga menciptakan lingkungan yang membuat ragi tumbuh,” imbuh Dr Francesca.

Bila Anda memiliki kulit kepala yang sangat berminyak, Dr Francesca menyarankan untuk mengonsumsi vitamin dan mengikuti diet sehat. Namun untuk menghilangkan peradangan dan jerawat di kulit kepala, temuilah dokter kulit guna mendapatkan resep solusi topikal yang setara dengan perawatan jerawat di wajah. Sebab bisa saja hal itu menyebabkan kondisi lain seperti psoriasis atau eksim.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini