nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jangan Diremehkan, Ini Bahaya Menggunakan Minyak Jelantah

Imeida Ulfa Ariyanti, Jurnalis · Senin 12 Maret 2018 13:09 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 03 12 481 1871369 jangan-diremehkan-ini-bahaya-menggunakan-minyak-jelantah-ZzrYiRZFO8.jpg Minyak jelantah dan bahayanya untuk kesehatan (Foto:Thehealthsite)

 

SETELAH menggoreng atau memasak bahan makanan dengan olahan yang digoreng biasanya Anda akan menyimpan dan menggunakannya kembali bukan? Atau pernah melihat minyak pedagang gorengan yang berwarna hitam? Jika iya, hal tersebut tidak baik untuk kesehatan dan akan menimbulkan bahaya bagi tubuh. Kenapa? Karena dalam minyak tersebut ada kandungan senyawa organik berbahaya.

Ketika menggoreng dalam suhu tinggi atau panas maka minyak akan mulai mengoksidasi. Dikarenakan adanya proses ini maka menghasilkan radikal bebas. Zat ini sangat berhubungan langsung dengan masalah kesehatan mulai dari penyakit jantung, stroke, Alzheimer hingga kanker. Dan ketika Anda masih menggunakan minyak yang sama ketika menggoreng maka jumlah radikal bebas akan sangat membahayakan tubuh Anda.

BACA JUGA:

5 Cara Mudah Menghilangkan Racun Rokok

Selain radikal bebas, kandungan zat lain seperti Aldehydes atau aldehid yang merupakan senyawa organik ketika proses pemanasan minyak kembali pada suhu tinggi mengakibatkan peningkatan racun yang kemudian menimbulkan risiko terkena penyakit seperti diabetes, hipertensi, liver, dan neurodegeneratif atau kerusakan pada sel otak dan sumsum tulang belakang khususnya saraf motorik.

Beberapa jenis minyak goreng ada juga yang rusak ketika dipanaskan, namun yang lainnya masih dalam kondisi stabil bahkan di suhu yang sangat tinggi. Sebagai contohnya minyak kanola dan zaitun yang dapat dipanaskan pada suhu tinggi.

Terlepas dari itu semua, apakah kita masih bisa menggunakan minyak bekas gorengan secara berulang? Ini dapat ditentukan dari beberapa faktor tergantung dari jenis minyak dan suhu serta waktu setelah penyimpanan.

 BACA JUGA:

Putihkan Gigi dalam Waktu 1 Jam, Hanya Butuh Baking Soda dan Aluminium Foil

Namun jika Anda masih ingin menggunakannnya saringlah sebelum menyimpannya. Menyaring memang dapat menjernihkan warnanya tetapi kandungannya tetap rusak dan berbahaya untuk tubuh. Apalagi jika warnanya telah berubah menjadi hitam kecoklatan dan berbau, itu menandakan adanya senyawa organik berbahaya, jadi langsung dibuang saja.

Jadi ketika hendak menggoreng sebaiknya gunakanlah minyak baru yang terbebas dari kandungan zat berbahaya. Selain itu penggunaan minyak bekas akan menimbulkan reaksi kimia dan dapat mempengaruhi cita rasa makanan. Demikian dilansir dari Thehealthorange Senin (12/3/2018).

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini